Rio Ferdinand: Pogba Akan Jadi Pemain Besar di Manchester United

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Guna menarik kembali Paul Pogba dari Juventus, Manchester United rela merogoh kantong sebesar 100 juta pounds dan belum termasuk bonus-bonus. dailymail.co.uk

    Guna menarik kembali Paul Pogba dari Juventus, Manchester United rela merogoh kantong sebesar 100 juta pounds dan belum termasuk bonus-bonus. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Rio Ferdinand yakin Paul Pogba akan mampu mengatasi tekanan terkait dengan rekor biaya transfer dunianya setelah menyelesaikan kepindahan ke Manchester United pada Selasa, 9 Agustus 2016.

    United mengeluarkan dana 89 juta pound untuk mendatangkan kembali gelandang Prancis itu ke klub dari Juventus, dan mantan rekan setimnya, Ferdinand, percaya pemain internasional Prancis itu mampu mengatasi tekanan.

    "Paul adalah bakat besar dan seseorang dengan kepribadian untuk menangani label harga itu," ucap Ferdinand kepada BBC, 9 Agustus 2016. "Karakter Paul berarti karena ia akan berurusan dengan investasi besar, maka hal itu tidak akan menjadi masalah."

    "Ia akan menikmati tanggung jawab di bahunya, yakni membawa medali-medali dan trofi-trofi ke klub," ujar mantan bek tengah Inggris itu. "Itu tidak akan membuatnya gentar sama sekali."

    United harus membayar keputusannya membiarkan Pogba hengkang ke Juve pada 2012. Namun Ferdinand yakin pemain 23 tahun itu dapat menebus waktu yang hilang.

    "Merupakan suatu kesalahan membiarkan dia pergi. Namun membawanya kembali merupakan pernyataan suatu niat," tutur Ferdinand, yang bergabung dengan United pada 2002 sambil memecahkan rekor transfer Britania saat itu, yakni 29,1 juta pound.

    "Ia akan menjadi pemain papan atas untuk tahun-tahun mendatang, dan ia akan membuat perbedaan besar terhadap peluang-peluang United meraih gelar."

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.