Krisis Bek, Arsenal Terus Kejar Shkodran Mustafi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain timnas Jerman, Shkodran Mustafi (kiri kedua) melakukan selebrasi usai menjebol gawang Ukraina dalam kualifkasi grup C Piala Euro 2016 di stadion Stade Pierre-Mauroy, di Lille, Perancis, 12 Juni 2016. REUTERS

    Pemain timnas Jerman, Shkodran Mustafi (kiri kedua) melakukan selebrasi usai menjebol gawang Ukraina dalam kualifkasi grup C Piala Euro 2016 di stadion Stade Pierre-Mauroy, di Lille, Perancis, 12 Juni 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Agen Shkodran Mustafi, Ali Bulut, menyatakan Arsenal tengah mengadakan pembicaraan untuk mendatangkan bek Valencia itu. Namun, sejauh ini, belum ada kesepakatan antara The Gunners dan klub La Liga itu atau dengan bek timnas Jerman tersebut.

    Ali Bulut mengatakan pada Kamis, 11 Agustus 2016, waktu setempat, Mustafi, 24 tahun, sudah menyepakati syarat-syarat personal untuk pindah ke Emirates Stadium dan kesepakatan telah dicapai.

    Namun agen pemain yang turut mengantarkan Jerman menjadi juara Piala Dunia 2014 itu lalu mengklarifikasi kepada Kicker, "Memang ada pembicaraan, tapi belum ada kesepakatan, baik antara Arsenal dan Mustafi maupun antara Valencia dan Arsenal."

    The Times melaporkan, Arsenal tengah memburu kesepakatan sebesar 20 juta pound sterling untuk memperoleh Mustafi, sedangkan Sky Sports menyebut angka 30 juta pound sterling.

    Arsenal berusaha keras mendatangkan seorang bek tengah setelah Per Mertesacker dan Gabriel Paulista mengalami cedera jangka panjang sejak pramusim.

    Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, menyatakan belum mendapat bek baru ketika klubnya memulai pertandingan liga melawan Liverpool akhir pekan ini, sehingga kemungkinan Arsenal bakal menurunkan bek Calum Chambers, 21 tahun, dan Rob Holding, 20 tahun.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.