Leicester Kalah di Laga Perdana, Ranieri Ungkap Penyebabnya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Claudio Ranieri. REUTERS/Alessandro Garofalo

    Claudio Ranieri. REUTERS/Alessandro Garofalo

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Leicester Claudio Ranieri mengatakan timnya bermain kurang kompak dan cenderung individual saat dikalahkan Hull City dengan skor 2-1 pada laga perdana Liga Utama Inggris, Sabtu, 13 Agustus 2016.

    Dua gol kemenangan Hull City dicetak Adama Diomande dan Robert Snodgrass sedangkan Leicester City hanya memperkecil ketertinggalan lewat penalti Riyad Mahrez.

    Kekalahan ini membuat Leicester menjadi tim juara bertahan pertama yang kalah pada laga pembuka.

    "Kami berusaha besar tapi itu usaha secara individu, bukan seperti tim. Kekuatan kami adalah ketika semua orang terhubung satu sama lain," kata Ranieri dilansir dari ESPN, Sabtu.

    "Melawan Manchester United (di Community Shield) kami bermain sebagai sebuah tim, hari ini kami sudah berusaha keras tapi tidak bersama-sama. Itulah kunci pertandingan," kata bekas pelatih Chelsea itu.

    "Saya berterima kasih kepada pemain, usaha mereka sangat mengagumkan tapi mereka harus memahami bahwa tim lebih kuat daripada individu," lanjut Ranieri.

    Saat ditanya, Ranieri tidak mau mengomentari kabar kepindahan Jeffrey Schlupp ke West Brom.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.