Lawan Bali United, Sriwijaya Kehilangan Tiga Pemain  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Arema Cronus, Alfarizi (kanan), berebut bola dengan pemain Sriwijaya FC, Muhammad Ridwan (kiri), saat pertandingan babak semi final Piala Bhayangkara 2016 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, 31 Maret 2016. Gol tunggal Alfarizi memastikan Arema berlaga di final. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Pemain Arema Cronus, Alfarizi (kanan), berebut bola dengan pemain Sriwijaya FC, Muhammad Ridwan (kiri), saat pertandingan babak semi final Piala Bhayangkara 2016 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, 31 Maret 2016. Gol tunggal Alfarizi memastikan Arema berlaga di final. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Palembang - Pelatih Sriwijaya FC, Widodo Cahyono Putro, membawa seluruh pemainnya dalam laga menghadapi Bali United Jumat sore ini. Hanya saja dari 22 pemain tersebut hanya 19 orang yang bisa dipastikan dapat mengisi lapangan.

    Firman Utina misalnya, dalam laga ini Laskar Wong Kito terancam kehilangan pilarnya karena cedera. "Bila (Firman Utina) tak diturunkan saya sudah siapkan penggantinya," kata Widodo, Jumat, 19 Agustus 2016.

    Firman terkena cedera saat melawan Arema Cronus beberapa hari yang lalu. Dalam laga yang berkesudahan 1-1 tersebut, Firman Utina harus ditarik keluar pada babak kedua karena mengalami masalah di bagian kakinya.

    Dengan adanya kemungkinan absennya Firman, Widodo mengaku sudah menyiapkan Eka Ramdani atau Hapit Ibrahim untuk mengisi posisi playmaker di lini tengah SFC nantinya.

    Pada laga ini Sriwijaya juga hampir dipastikan tanpa diperkuat pemain berpengalaman lainnya, yakni M. Ridwan, karena masih dalam proses pemulihan cedera punggung. Meskipun demikian Widodo tetap optimis dapat meraih poin meskipun harus berjuang keras. Karena ia mengaku tidak terlalu khawatir dengan absennya Firman karena meyakini kualitas pemain pengganti nantinya dapat bermain baik.

    Sekretaris tim Sriwijaya Ahmad Haris mengatakan seluruh pemain diajak dalam menghadapi Bali United Meskipun beberapa di antaranya sedang cedera. Hal itu, kata dia, sudah merupakan keputusan manajemen klub. Karena ia menjamin tidak ada pemain yang bakal ditinggal di Palembang.

    "Manajer minta kami membawa seluruh pemain," kata Ahmad Haris.

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.