Jual Bravo ke Manchester City, Barcelona Dapatkan Kiper Muda Ajax

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penjaga gawang Ajax, Jasper Cillessen luapkan kegembiraan usai Arkadiusz Milik berhasil mencetak gol pertama bagi Ajax saat melawan Celtic dalam Liga Europa Grup A di Celtic Park, Glasgow, Skotlandia, 26 November 2015. Ajax Amsterdam menang dengan hasil akhir 2-1 melawan Celtic. Reuters/Russell Cheyne

    Penjaga gawang Ajax, Jasper Cillessen luapkan kegembiraan usai Arkadiusz Milik berhasil mencetak gol pertama bagi Ajax saat melawan Celtic dalam Liga Europa Grup A di Celtic Park, Glasgow, Skotlandia, 26 November 2015. Ajax Amsterdam menang dengan hasil akhir 2-1 melawan Celtic. Reuters/Russell Cheyne

    TEMPO.CO, Jakarta - Barcelona dikabarkan telah mendapatkan penjaga gawang muda Belanda, Jasper Cillessen, dari Ajax Amsterdam. Cillessen diproyeksikan menjadi pengganti Claudio Bravo yang akan dilepas ke Manchester City.

    Ajax melepas Cillessen ke Barcelona dengan mahar 10 juta pound sterling atau sekitar Rp 172 miliar. Nilai itu lebih murah ketimbang harga penjualan Bravo ke City senilai 17,4 juta pound sterling atau sekitar Rp 300 miliar.

    Cillessen menjadi pilihan Barcelona setelah upayanya mendatangkan Diego Alves dari Valencia mentok. Valencia kabarnya menaikkan harga Alves setelah Sevilla juga tertarik memboyong penjaga gawang nomor satunya itu.

    Transfer Cillessen diperkirakan akan selesai dalam pekan depan. Pemain 27 tahun itu akan segera menjalani tes kesehatan di Barcelona sebelum menyelesaikan penandatanganan kontrak.

    Setelah Cillessen dipastikan bergabung, Barcelona menyelesaikan transfer Bravo ke City. Transfer ini tertunda karena Barcelona masih membutuhkan penjaga gawang asal Cile itu setelah penjaga gawang keduanya, Marc-Andre ter Stegen, mengalami cedera.

    DAILYMAIL | FEBRIYAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.