Drama-drama Liga Inggris: Conte Senang, Guardiola Terpukau

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saat berlari, pelatih baru Manchester City, Pep Guardiola menyapa pelatih Bayern Munchen Carlo Ancelotti jelang bertanding di pertandingan persahabatan di Allianz Arena, Munich, Jerman, 20 Juli 2016. REUTERS

    Saat berlari, pelatih baru Manchester City, Pep Guardiola menyapa pelatih Bayern Munchen Carlo Ancelotti jelang bertanding di pertandingan persahabatan di Allianz Arena, Munich, Jerman, 20 Juli 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Minggu kedua Liga Inggris kembali diwarnai sejumlah drama. Liverpool ditekuk tim promosi Burnley 2-0 dalam lanjutan Liga Inggris pada Sabtu malam. Kekalahan ini jadi kejutan besar karena di laga sebelumnya The Reds mampu mengalahkan Arsenal 4-3.

    Pada laga lain Juara bertahan Leicester City ditahan imbang 0-0 oleh tamunya Arsenal. Sementara itu Chelsea bangkit dari ketinggalan untuk menang 2-1 di markas Watford berkat gol-gol dari Michy Batshuayi dan Diego Costa. Adapun Sergio Aguero dan Nolito masing-masing mengemas dua gol ketika Manchester City menang 4-1 atas tuan rumah Stoke City untuk memberi kemenangan beruntun kedua bagi pasukan Pep Guardiola.

    Leicester dibuat geram setelah dua permohonan penalti mereka tidak dikabulkan saat melawan Arsenal. Pertandingan di babak pertama baru berlangsung menarik pada menit-menit terakhir ketika Danny Drinkwater dijatuhkan Laurent Koscielny, namun wasit Mark Clattenburg mengabaikan permohonan penalti dari Jamie Vardy dan Riyad Mahrez, memicu cemoohan dari para penggemar tuan rumah.

    Pemain pengganti Ahmed Musa kemudian dijatuhkan Hector Bellerin pada menit ke-88 ketika Leicester melakukan serangan balik cepat membuat Arsenal berada di bawah tekanan, namun Clattenburg kembali tidak mengabulkan permohonan penalti.

    "Saya tidak ingin berbicara mengenai keputusan-keputusan (wasit)," kata manajer City Claudio Ranieri. "Para manajer melakukan kesalahan, para wasit melakukan kesalahan, para pemain melakukan kesalahan."

    Dalam laga lain, Etienne Capoue membawa Watford memimpin pada menit ke-55 saat melawan Chelsea, setelah melepaskan tembakan ke sudut gawang. Pemain pengganti Batshuayi menyamakan kedudukan pada menit ke-80 melalui gol pertamanya untuk klub sebelum Costa, yang mencetak gol larut penentu kemenangan saat melawan West Ham United pada Senin, dengan tenang menyelesaikan peluang tiga menit sebelum pertandingan usai setelah mendapat operan dari pemain pengganti lainnya, Cesc Fabregas.

    "Saya senang meihat reaksi dari para pemain saya," kata manajer Chelsea Antonio Conte. "Kemenangan ini sangat penting bagi kami sebab ini memberi kepercayaan diri kepada setiap orang."

    Manchester City untuk sementara dapat berpuas diri dengan kemenangan 4-1 di markas Stoke. Aguero, yang dua kali gagal mengeksekusi penalti saat City menang 5-0 di playoff Liga Champions melawan Steaua Bucharest pada Selasa, membuka gol dari titik putih pada menit ke-27 setelah Ryan Shacross melanggar Nicolas Otamendi.

    Penyerang Argentina itu menggandakan keunggulan timnya sembilan menit kemudian, menyusup ke depan Glenn Whelan untuk menyambut tendangan bebas Kevin De Bruyne dan melepakan tandukan melewati Shay Given dan menuju sudut jauh gawang.

    Stoke mencoba bangkit ketika penyerang asal Spanyol Bojan menaklukkan kiper Willy Caballero dari titik putih, namun pemain pengganti Nolito mencetak dua gol larut bagi Manchester City.

    "Saya benar-benar terpukau dengan para pemain sebagai manusia dan dengan penampilan mereka," kata Guardiola.

    Victor Wanyama mengemas gol pada menit ke-83 ketika Tottenham Hotspur menang 1-0 atas Crystal Palace, sedangkan Everton menang 2-1 di markas West Bromwich Albion.

    Hull City menjadi tim promosi pertama sejak Bolton Wanderers pada 2001, yang memenangi dua pertandingan pembukaan ketika mereka menang 2-0 di kandang Swansea City.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.