Persib Pakai GBLA, Ridwan Kamil dan PB PON Beda Pendapat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Persib Bandung, Samsul Arif berebut bola dengan pemain Madura United, R Siregar pada laga lanjutan TSC 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, 28 Mei 2016. Dengan hasil imbang ini, Persib Bandung gagal mendulang angka penuh. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Pesepakbola Persib Bandung, Samsul Arif berebut bola dengan pemain Madura United, R Siregar pada laga lanjutan TSC 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, 28 Mei 2016. Dengan hasil imbang ini, Persib Bandung gagal mendulang angka penuh. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menegaskan Persib Bandung tetap diperkenankan menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api untuk menjamu Arema Cronus dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) 27 Agustus 2016 mendatang. Pernyataan Ridwan Kamil itu bertentangan dengan keputusan Panitia Besar (PB) PON XIX/2016 Jawa Barat yang tidak membolehkan Persib Bandung menggunakan stadion-stadion yang menjadi venue penyelenggaraan PON XIX/2016 di Jawa Barat. "Jawabannya saya sudah mengizinkan," kata Ridwan Kamil di Balai Kota Bandung, Senin, 22 Agustus 2016.

    Ridwan Kamil pun tidak mengerti mengapa PB PON XIX/2016 selaku penyelenggara mengubah pernyataan tersebut. Menurut dia, Ketua PN PON XIX/2016 Iwa Karniwa yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat sudah sepaham dengannya dengan memberikan izin kepada Persib Bandung untuk menggunakan stadion GBLA.

    "Sepanjang yang saya tahu, saya menelepon kemarin Pak Iwa Karniwa sudah oke. Jadi ya, sudah oke harusnya enggak ada masalah. Karena di Stadion Si Jalak Harupat kemungkinan juga enggak bisa (dipakai) karena sekeliling stadion sudah dipakai untuk persiapan venue lain seperti panahan. Dan yang paling realitsis di GBLA," ujarnya.

    Ridwan Kamil kembali menegaskan jika Persib bisa menggunakan Stadion GBLA sebagai home base. "Saya hanya setengah urusan. Sebagai Pemilik GBLA saya sudah boleh," tandasnya.

    Diberitakan sebelumnya, Pertandingan lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) antara Persib Bandung melawan Arema Cronus terancam batal digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Alasannya, kini stadion yang berada di kawasan Gedebage, Kota Bandung itu bakal digunakan untuk acara opening Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat.

    Kepala Bidang Upacara Panitia Besar (PB) PON XIX/2016 Jawa Barat, Nunung Sobari mengatakan saat ini GBLA tengah difokuskan untuk pemantapan latihan upacara pembukaan perhelatan olahraga itu. Jadi kemungkinan tidak bisa dipakai untuk pertandingan Persib kontra Arema pada 27 Agustus 2016.

    Menurut Nunung, saat ini memang bidang upacara belum melakukan latihan untuk rangkaian acara pembukaanlangsung di GBLA. Namun, loading barang sudah mulai dilakukan dan rencananya rumput lapangan stadion berkapasitas 38 ribu pasang mata itu akan segera ditutup sehingga tidak bisa digunakan pertandingan sepak bola.

    "Sekarang untuk bidang upacara lagi loading alat-alat di GBLA. Sedang setting secara bertahap untuk menutup rumput serta penataan panggung. Prosesnya sudah diperkirakan dan dijadwalkan akan tercapai. Yang penting dapat dipakai latihan gladi kotor dan gladi bersih," katanya, Sabtu, 20 Agustus 2016.

    Wakil Ketua Harian PB PON XIX/2016 Jawa Barat, Ahmad Hadadi mengatakan sebetulnya seluruh venue yang akan digunakan untuk PON XIX sudah tidak bisa digunakan lagi untuk kepentingan lain seperti pertandingan Persib kontra Arema. "Kami sudah membuat edaran seluruh venue-venue untuk PON sementara ini tidak boleh digunakan kecuali untuk peruntukan acara PON jadi mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk Persib,"

    "Kami sudah MoU kalau venue itu untuk PON, jadi mohon dengan hormat sehubungan PON itu udah tinggal beberapa hari lagi ya kami akan melakukan persiapan-persiapan. Kalau toh ada kegiatan test venue itu pun untuk PON itupun dari sisi penontonnya juga terkendali tidak terlalu banyak sehingga tidak menggangu venue lainnya," katanya.

    Sementara Panitia Pelaksana pertandingan Persib, Budi Bram Rachman mengatakan masih belum mengetahui pasti ihwal tidak bisa digunakannya stadion GBLA untuk menggelar laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) antara Persib kontra Arema.

    "Saat ini kita tunggu saja keterangan resminya seperti apa. Karena kita masih tetap mengacu pada keterangan bapak Wali Kota Bandung kalau kita bisa menggunakan GBLA. Setelah mendapatkan keterangan resmi secara tertulis tidak bisa dipakai, maka kita akan lakukan langkah selanjutnya karena pelaksanaan pertandingan masih ada beberapa hari lagi," ujarnya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.