Persipura Datangkan Pemain Liga Utama Malaysia dari Liberia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Persipura Jayapura. TEMPO/Fahmi Ali

    Tim Persipura Jayapura. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah melepas James Koko Lomel, penyerang asal Liberia, manajemen tim sepak bola Persipura Jayapura dikabarkan merekrut pemain depan yang juga berasal dari Liberia, yakni Edward Wilson Junior, yang sedang membela Felda United, di Liga Utama Malaysia.

    Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tommy Mano, di Kota Jayapura, Selasa dinihari, mengatakan pemain baru yang akan menggunakan nomor punggung 9 adalah Edward Wilson Junior. "James Koko Lomell keluar. Pemain baru nomor punggung 9 atas nama Edward Junior Wilson yang asal Liberia, kami rekrut," katanya.

    Menurut dia, jajaran pengurus dan manajemen Mutiara Hitam—julukan Persipura—langsung bergerak cepat dengan membangun komunikasi dengan agen sang pemain. "Kami baru saja komunikasi dengan pemain dan agennya. Kami putuskan sekarang karena besok pagi tim bertolak ke makassar, kami melepaskan James Koko Lomell dan kami rekrut Edward Junior Wilson," katanya.

    Untuk itu, Benhur Tommy Mano yang akrab disapa BTM itu mengatakan bahwa pemain asing yang telah direkrut sudah bisa latihan bersama menjelang putaran kedua TSC. "Kami berharap pemain baru sudah bisa ikut berlatih saat di Makassar nanti. Jadi, kami langsung minta mereka menentukan nomor punggungnya untuk kausnya," katanya.

    Namun, kata BTM yang juga inkumben Kota Jayapura yang akan berlaga dalam pilkada serentak 2017, bahwa rencana perekrutan pemain asal Liberia itu sudah diumumkan dan dibahas bersama dengan pemain.

    "Sebelum memutuskan merekrut Edward Wilson, kami sudah membahas dengan pelatih dan beberapa pemain. Intinya, mereka setuju dan kami rekrut, karena untuk perbaikan prestasi tim," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.