Madura United Berambisi Curi Tiga Poin dari Kandang Arema

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Persib Bandung, Robertino Gabriel berebut bola dengan pemain Madura United, Bayu Gatra pada laga lanjutan TSC 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, 28 Mei 2016. Pertandingan berakhir imbang dengan skor 0-0. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Pesepakbola Persib Bandung, Robertino Gabriel berebut bola dengan pemain Madura United, Bayu Gatra pada laga lanjutan TSC 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat, 28 Mei 2016. Pertandingan berakhir imbang dengan skor 0-0. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Madura United FC menargetkan bisa meraih poin penuh melawan Arema Cronus pada laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 digelar di Stadion Kanjuruhan Malang, Jatim, Jumat (2/9).

    "Atmosfer pertandingan besok tentunya akan lebih keras karena kedua tim sama-sama berada di papan atas klasemen untuk saat ini, tapi kami menargetkan ingin meraih poin penuh," kata Pelatih Madura United Mario Gomes De Oliviera kepada Antara per telepon, Kamis sore.

    Gomes berharap, wasit yang akan memimpin pertandingan dalam laga tanding antara kedua kesebelasan itu netral dan tegas, agar kejadian-kejadian seperti pada pertandingan putaran pertama tidak terulang.

    Menurut Gomes, protes yang sering terjadi di lapangan baik oleh pemain dan supporter, akibat ketidaktegasan memberi sanksi pada pemain yang melakukan pelanggaran.

    "Kami datang untuk bermain sepak bola dan pemain harus ambil bola bukan ambil kaki," ucap Gomes.

    Sementara, pemain Madura United FC Gilang Ginarsa menyatakan, tidak akan terbebani dengan supporter Arema, yakni Aremania yang akan memadati tribun Stadion Kanjuruhan pada laga tanding yang akan digelar 2 September 2016 nanti.

    "Kami tidak akan terbebani untuk bermain di hadapan suporter lawan. Kami sudah pernah hadapi beberapa tim dengan suporter memenuhi tribun, seperti saat hadapi Persib Bandung beberapa waktu lalu," kata Gilang.

    Yang terpenting, kata dia, tim tetap fokus pada pertandingan, dengan target meraih poin penuh, sehingga Madura tetap bisa unggul dalam raihan poin dan menjadi juara ISC.

    Gilang Ginarsa mengatakan, posisi MU sebagai peraih puncak klasemen merupakan modal utama timnya dalam menapaki putaran kedua ISC 2016.

    Madura United FC merupakan klub sepak bola kebanggaan masyarakat Madura, dan klub ini menjadi pemersatu para supporter bola di empat kabupaten di Pulau Garam itu, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan supporter bola di Kabupaten Sumenep.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.