Kangen Tantangan di Liga Inggris, Si Kribo Pulang ke Chelsea  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Paris St Germain asal Brasil, David Luiz meluapkan kegembiraannya setelah mencetak gol ke bekas klubnya, Chelsea dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions di London, 12 Maret 2015. Reuters/Stefan Wermuth

    Pemain Paris St Germain asal Brasil, David Luiz meluapkan kegembiraannya setelah mencetak gol ke bekas klubnya, Chelsea dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions di London, 12 Maret 2015. Reuters/Stefan Wermuth

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah dua tahun "merantau" ke Paris Saint-Germain, David Luiz akhirnya pulang ke Stamford Bridge. Pemain bek 29 tahun itu dibeli Chelsea pada hari terakhir bursa transfer musim panas ini.

    "Saya senang bisa kembali ke Chelsea, karena saya punya kisah yang menakjubkan saat masih membela klub ini," kata David Luiz, seperti dilansir laman resmi Chelsea, Kamis, 1 September 206.

    Luiz pernah bergabung dengan Chelsea pada musim dingin 2011. Saat itu selama dua musim berturut-turut, pemain berambut kribo ini sukses membawa Chelsea meraih trofi Liga Champions, Liga Europa, dan Piala FA.

    Ia sempat menjadi salah satu pemain pilar The Blues—julukan Chelsea. Namun kehadiran pelatih Jose Mourinho membuatnya tersisih. Gaya bermainnya dianggap tak cocok dengan pelatih asal Portugal tersebut.

    Alhasil, Luiz pun dijual ke Paris Saint-Germain pada bursa transfer musim panas 2014 dengan harga yang sangat fantastis: 50 juta pound sterling. Angka ini membuatnya menjadi pemain bek termahal di dunia hingga kini.

    Di PSG, performa David Luiz tetap kinclong. Selama dua musim di klub asal Prancis tersebut, David Luiz sukses mempersembahkan 8 trofi, dua di antaranya trofi Ligue 1.

    Catatan inilah yang agaknya membuat pelatih baru Chelsea, Antonio Conte, berminat memulangkannya. Untuk itu, klub itu harus membayar sebesar 32 juta pound sterling kepada PSG.

    Luiz tak menolak tawaran ini. Sebab, meski terbilang sukses di Chelsea pada periode pertamanya, Luiz masih memiliki utang kepada Chelsea, yakni trofi Liga Primer Inggris.

    Selain itu, dominasi PSG di Ligue 1 sepertinya juga membuatnya bosan. Ia perlu tantangan baru yang lebih keras dan sengit, dan tidak ada persaingan yang lebih panas selain di Liga Inggris.

    "Saya tidak sabar segera memakai jersey Chelsea," kata Luiz. Pada periode pertamanya bersama Chelsea, Luiz memakai jersey bernomor 4. Kini nomor tersebut sudah dipakai Cesc Fabregas.

    Jadi besar kemungkinan Luiz akan memakai nomor punggung 32, nomor yang dipakainya selama membela PSG.

    ESPN FC | BT SPORT | CHELSEA | DWI AGUSTIAR



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.