Italia Hadapi Israel, Ventura Tak Mau Dipermalukan Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain timnas Italia tampak kecewa usai dikalahkan Jerman dalam laga babak perempat final Piala Eropa di Stade de Bordeaux, Perancis, 3 Juli 2016. Ini pertama kalinya Italia dikalahkan Jerman dalam delapan pertemuan turnamen besar. REUTERS

    Para pemain timnas Italia tampak kecewa usai dikalahkan Jerman dalam laga babak perempat final Piala Eropa di Stade de Bordeaux, Perancis, 3 Juli 2016. Ini pertama kalinya Italia dikalahkan Jerman dalam delapan pertemuan turnamen besar. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih tim nasional Italia, Giampiero Ventura, tak ingin lagi membahas kekalahan timnya dari Prancis dalam laga uji coba yang berlangsung pertengahan pekan lalu. Ia lebih memilih berfokus memimpin timnya menghadapi menantang Israel dalam laga perdana babak kualifikasi Piala Dunia 2018 Grup G zona Eropa di Sammy Ofer Stadium, Haifa, Selasa dinihari.

    Ventura menyongsong laga ini dengan membawa beban. Dalam duel yang berlangsung di Stadio San Nicola tersebut, Italia kalah dengan skor 1-3. Kekalahan ini cukup memalukan karena laga berlangsung di depan 39 ribu pendukung Italia.

    Selain itu, duel versus Prancis tersebut adalah debut Ventura bersama tim nasional Italia. Ia ditunjuk menjadi pelatih Italia menggantikan Antonio Conte, yang hijrah ke Chelsea pada musim panas ini.

    "Saya tetap optimistis bersama tim ini karena sejatinya kami tampil bagus. Anda pasti bisa melihatnya," kata Ventura seperti dikutip dari Four Four Two, beberapa hari lalu.

    Dalam laga tersebut, Ventura juga kehilangan gelandang andalannya, yakni Daniel De Rossi. Rossi mengalami cedera betis yang membuatnya harus masuk ke ruang perawatan. Football Italia mengabarkan bahwa cedera De Rossi cukup serius. Ia kemungkinan besar tidak bisa memperkuat Italia saat menantang Israel.

    Absennya De Rossi ini cukup membuat Ventura cemas. Sebab, tanpa Rossi, lini belakang timnya akan rapuh. Ini terlihat saat gawang mereka dibobol tiga kali oleh Prancis.

    Untungnya, pada saat bersamaan, datang kabar gembira: Leonardo Bonucci siap tampil. Bonucci absen dalam laga melawan Prancis karena harus menemani anak keduanya yang menjalani operasi.

    Bonucci adalah bek tangguh yang bermain untuk Juventus. Keberadaannya di lini belakang akan membuat pertahanan Italia menjadi lebih kokoh.

    Kehadiran Bonucci juga mengembalikan kepercayaan diri Ventura. Pelatih berusia 68 tahun ini optimistis timnya bisa menekuk Israel meskipun tampil di kandang lawan.

    "Dengan segala hormat, Israel bukanlah Prancis," kata Ventura. "Kami telah mempelajari kekalahan dari Prancis dan akan tampil dengan performa terbaik di Israel."

    Israel memang bukan Prancis, lebih tepatnya tidak sehebat Prancis. Ini bisa dilihat dari daftar peringkat yang dibuat federasi sepak bola dunia (FIFA). Dalam daftar tersebut, Israel hanya menempati urutan ke-76.

    Bandingkan dengan Italia, yang berada di peringkat ke-10. Dalam soal pengalaman menjalani laga internasional, Israel pun kalah jauh. Karena itulah, secara mental, Italia jelas lebih unggul.

    Selain itu, performa Israel tengah terjun bebas. Mereka, misalnya, menelan empat kekalahan beruntun dalam empat laga terakhir. Mereka kalah melawan Serbia dengan skor 1-3, ditekuk Kroasia (0-2), dicukur Belgia (1-3), dan bahkan dipermalukan Siprus (1-2).

    Dalam empat laga tersebut, Israel hanya bisa mencetak tiga gol namun kebobolan 10 gol. Artinya, jika dirata-rata, mereka kebobolan 2,5 gol per pertandingan.

    Bandingkan dengan Italia, yang hanya kalah dua kali dalam empat laga terakhir. Meski catatan ini pun tidak bagus, setidaknya masih lebih bagus dibanding catatan Israel.

    Jadi, tak mengherankan jika striker Italia, Graziano Pelle, menargetkan timnya meraih poin sempurna dari laga ini. "Tidak ada alasan. Kami harus menang," katanya.

    Italia memang harus menang untuk mengamankan jalan ke Piala Dunia 2018. Sebab, mereka satu grup dengan Spanyol. Tim lain yang berada di Grup G adalah Albania, Israel, Makedonia, dan Liechtenstein.

    FOOTBALL ITALIA | FOUR FOUR TWO | ESPN FC | DWI AGUSTIAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.