PSM Makassar Siap Redam Agresivitas Semen Padang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih PSM Makassar Luciano Leandro (tengah) memperhatikan tim yang melakukan peregangan otot saat sesi latihan di Stadion Mattoanging Gelora Andi Mattalatta Makassar, Sulawesi Selatan, 6 Mei 2016. ANTARA/Yusran Uccang

    Pelatih PSM Makassar Luciano Leandro (tengah) memperhatikan tim yang melakukan peregangan otot saat sesi latihan di Stadion Mattoanging Gelora Andi Mattalatta Makassar, Sulawesi Selatan, 6 Mei 2016. ANTARA/Yusran Uccang

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim pelatih PSM telah menyiapkan strategi khusus untuk meredam agresivitas Semen Padang yang akan dihadapinya dalam pertandingan lanjutan kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) di Stadion Gelora Andi Mattalata Mattoangin Makassar, Sulawesi Selatan, 9 September 2016.

    Pelatih Kepala PSM, Robert Rene Alberts, di Makassar, Jumat, mengakui tim berjulukan "Kabau Sirah" itu merupakan tim yang bagus dan solid dalam organisasi sehingga perlu strategi khusus untuk bisa mengalahkannya.

    "Semen Padang tim yang bagus dan juga solid dalam organisasi. Kami juga tahu banyak sejauh mana kekuatan calon lawan kami," kata dia.

    Ia menjelaskan, dengan persiapan dan strategi yang berbeda, diharapkan bisa membalas kekalahan dalam pertemuan pertama di Padang, Sumatera Barat.

    Pihaknya juga berharap bisa kembali menjaga konsistensi dan mempertahankan status sebagai tim yang tidak pernah mengalami kekalahan dalam enam pertandingan secara beruntun sebelumnya.

    "Kami tentunya menargetkan poin penuh di kandang sendiri. Kami optimistis bisa menang dan tentu kami ingin menjaga asa konsistensi tim yang tidak terkalahkan dalam enam laga terakhir," ujarnya.

    Pelatih asal Belanda itu juga menegaskan tidak memberi jaminan atau garansi bagi para pemain asing untuk bisa menjadi starter saat menjamu Semen Padang dalam laga lanjutan kompetisi TSC 2016.

    Dirinya juga siap mengevaluasi dan merombak komposisi pemain demi menjaga peluang merebut poin penuh di kandang sendiri. Apalagi beberapa pemain memang dinilai tidak mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat menghadapi Persela Lamongan.

    Adapun dua pemain yang dinilai belum mencapai ekspektasi itu adalah Wiljam Pluim dan Ronald Hokspoors. Sedangkan Luiz Ricarndo yang diplot sebagai ujung tombak justru mampu menunjukkan kapasitasnya dan memang dinilai layak memperkuat tim Juku Eja.

    "Lini tengah dan belakang belum menjanjikan saat menghadapi Persela Lamongan. Kami akan mengubah sesuai dengan kebutuhan tim," ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Obat Sakit Perut Alami

    Berikut bahan alami yang kamu perlukan untuk membuat obat sakit perut alami di rumah.