Super Komputer Prediksi Derby Manchester Berakhir Imbang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Manchester United, Marcus Rashford bergembira usai menjebol gawang Manchester City saat bertanding di Liga Premier Inggris di stadion Etihad, Inggris, 20 Maret 2016. Gol tunggal Rashford berhasil bawa timnya raih tiga point. REUTERS

    Penyerang Manchester United, Marcus Rashford bergembira usai menjebol gawang Manchester City saat bertanding di Liga Premier Inggris di stadion Etihad, Inggris, 20 Maret 2016. Gol tunggal Rashford berhasil bawa timnya raih tiga point. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Super komputer bernama SAM (Sports Analytics Machine) memprediksi derby Manchester antara Manchester United melawan Manchester City Sabtu malam nanti akan berakhir imbang. Super komputer itu memprediksi laga akan berakhir dengan skor 1-1.

    SAM adalah super komputer yang dikembangkan oleh Profesor Ian McHale dengan mahasiswa Pasca Doktoral Universitas Salford, Manchester, Tarak Kharrat. Super komputer ini dikembangkan sejak beberapa tahun lalu dan pertama kali di gunakan pada akhir 2015 lalu.

    McHale dan Kharrat menggunakan sejumlah seri algoritma untuk membangun sumper komputer ini. SAM memasukan sejumlah faktor untuk menganalisa hasil. Misalnya hasil pertandingan terakhir kedua tim, tim mana yang bermain kandang atau tandang, kekuatan tim statistik pemain kedua tim hingga siapa saja pemain yang kemungkinan akan turun dan tak bisa diturunkan.

    McHale mengklaim mesinnya itu menghilangkan subyektifitas pengamat dalam prediksinya. SAM hanya bekerja dengan mengolah data dan tak memasukan faktor emosi.

    "Data adalah bahan bakar dalam sistem kami. Semuanya dilakukan dengan menkonversinya menjadi angka. Tak ada yang subyektif dalam prediksi SAM terhadap hasil pertandingan," ujarnya dalam laman resmi Salford University.

    Uji coba pertama terhadap SAM dilakukan pada laga setelah Natal tahun lalu atau yang biasa disebut sebagai laga boxing day. Saat itu laman BBC mengadu akurasi prediksi SAM dengan prediksi mantan pesepakbola Republik Irlandia, Mark Lawrenson, yang memang menjadi pakar sepak bola yang selalu berkomentar untuk BBC.

    Dalam uji tanding itu, BBC menerapkan peraturan prediksi dengan skor yang sama akan diganjar dengan 40 angka, sementara prediksi dengan hasil yang sama diganjar 10 angka.

    Contohnya, SAM atau Lawrenson akan mendapat 50 jika prediksinya terhadap laga tim A melawan tim B berakhir dengan skor yang sama dengan yang mereka prediksi dan kemenangan bagi tim tertentu. Jika hasil sama namun skor berbeda maka mereka hanya mendapat 10 angka saja.

    Hasilnya, dari 10 laga pada boxing day, SAM mempecundangi Lawrenson dengan skor 130 berbanding 90. Dia mampu menebak dengan tepat skor 2 dari 10 laga itu dan menebak dengan tepat hasil 3 laga lainnya.

    Musim ini, BBC memasukan analisis SAM sebagai salah satu bagian dari prediksinya. Untuk laga derby Manchester, SAM menghitung bahwa Manchester United memiliki kesempatan lebih besar untuk menang dengan 38 persen. Sementara probabilitas Manchester City menang hanya 34 persen. Sisa 28 persen lainnya adalah untuk hasil imbang. Namun dia memprediksi laga berakhir imbang 1-1.

    BBC|SALFORD.AC.UK|FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.