Enrique Mengaku Bersalah atas Kekalahan Barcelona

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Barcelona Arda Turan, mencetak gol setelah menaklukan kiper Sevilla Sergio Rico pada pertandingan leg kedua Piala Super Spanyol di Camp Nou, Barcelona, 18 Agustus 2016. AP/Manu Fernandez

    Penyerang Barcelona Arda Turan, mencetak gol setelah menaklukan kiper Sevilla Sergio Rico pada pertandingan leg kedua Piala Super Spanyol di Camp Nou, Barcelona, 18 Agustus 2016. AP/Manu Fernandez

    TEMPO.COJakarta -Pelatih Luis Enrique mengambil tanggung jawab atas kekalahan Barcelona melawan Alaves dalam laga La Liga Spanyol, Ahad, 10 September 2016. Kekalahan itu menjadi yang pertama bagi Barcelona dari Alaves sejak yang terakhir pada 2000.

    Dalam laga ini, Enrique tak menurunkan sejumlah pemain andalannya. Luis Suarez, Lionel Messi, Andres Iniesta, Sergi Roberto, Gerard Pique, serta Samuel Umtiti tak tampil dalam laga pertama setelah jeda pertandingan internasional itu. 

    Enrique tak menurunkan mereka karena para pemainnya itu dikhawatirkan mengalami kelelahan setelah menjalani laga internasional bersama negara masing-masing. Namun dia tak menyalahkan para pemain lapis keduanya atas kekalahan itu. 

    "Sayalah yang harus bertanggung jawab atas semua hal buruk yang terjadi," ujarnya seperti dilansir laman BBC.

    "Banyak perubahan yang terjadi di sekitar kami, tapi kami memiliki 22 pemain dan kami akan menggunakan semua pemain itu musim ini," dia melanjutkan. 

    Enrique menilai tim asuhannya tak cukup banyak mengalirkan bola dalam laga itu. Dia juga menyoroti rapuhnya lini belakang yang digalang oleh Jeremy Mathieu dan Javier Mascherano. 

    Alaves mampu mengejutkan Barcelona lewat gol Deyverson pada menit ke-39. Pada awal babak kedua, Mathieu berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat sundulan kepalanya. Barcelona harus mengakui keunggulan Alaves setelah Ibai Gomez mencetak gol kedua Alaves.

    BBC|FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.