Man City Bersiap Tampil di Liga Champions, Guardiola Waswas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saat berlari, pelatih baru Manchester City, Pep Guardiola menyapa pelatih Bayern Munchen Carlo Ancelotti jelang bertanding di pertandingan persahabatan di Allianz Arena, Munich, Jerman, 20 Juli 2016. REUTERS

    Saat berlari, pelatih baru Manchester City, Pep Guardiola menyapa pelatih Bayern Munchen Carlo Ancelotti jelang bertanding di pertandingan persahabatan di Allianz Arena, Munich, Jerman, 20 Juli 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Pep Guardiola mengatakan Manchester City belum siap untuk bersaing dengan elit Eropa.  Tapi ia yakin City akan membuka kampanye mereka di Liga Champions dengan kemenangan atas Borussia Moenchengladbach pada  Selasa malam, 13 September 2016.

    Pelatih asal  Spanyol itu hampir tidak bisa memulai eranya di City  lebih mengesankan dengan empat kemenangan berturut-turut di Liga Primer dan menghancurkan kekalahan playoff di Liga Champions dari Steaua Bucharest.

    Tapi Guardiola, dua kali memenagi  Liga Champions sebagai pelatih Barcelona, telah dengan cepat pindah ke meredam harapan.

    "Sampai saat ini, di Liga Premier sudah baik-baik saja, tapi untuk bersaing dengan klub-klub terbaik di Eropa, pada saat ini dengan cara kami bermain, kami tidak dapat," kata Guardiola.

    Sema komentar itu  lebih mengejutkan saat  datang setelah kemenangan mengesankan 2-1   Sabtu dari tim  Jose Mourinho, Manchester United.

    Bahkan tanpa striker top Sergio Aguero, yang diskors tapi siap  untuk tampil pada  Selasa, City mengalirkan kepercayaan.

    Hal yang sama tidak bisa dikatakan untuk Moenchengladbach, yang dikalahkan City  dua kali di fase grup musim lalu sebelum pergi untuk mencapai semi-final untuk pertama kalinya.

    Tim Bundesliga  ini dikalahkan 3-1 di SC Freiburg akhir pekan lalu, menyela apa  awal yang cerah untuk musim tim asuhan  Andre Schubert.

    Keempat di Bundesliga musim lalu, Moenchengladbach dihancurkan  BSC Young Boys 9-2 (agregat) play off  di Liga Champions  dan membuka kampanye domestik mereka dengan kemenangan 2-1 atas Bayer Leverkusen.

    Gelandang Brasil Raffael, bagaimanapun, mengatakan kekalahan Sabtu itu tidak akan berdampak pada perjalanan mereka ke Etihad.  "Saya tidak cemas tentang pertemuan dengan Man City, karena akan menjadi pertandingan yang sama sekali berbeda. Kami tidak takut tim manapun," katanya kepada situs klub.

    City merupakan tantangan besar meskipun, terutama mengingat silsilah Guardiola dalam kompetisi.

    Dia tidak pernah gagal untuk mencapai setidaknya semifinal dalam tujuh musim sebelumnya dalam melatih di kompetisi dan, apa pun yang ia katakan tentang kesiapan City, ia pasti akan kecewa jika klub barunya tidak  hidup hingga  Mei.

    Sabtu menang di Old Trafford berarti Guardiola menjadi manajer City pertama yang memenangkan enam pertandingan pertamanya dalam bertugas dan ada tanda-tanda positif bahwa metode yang dicoba dan diuji sudah dipahami  oleh skuadnya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.