Hadapi Barcelona, Celtic Tak Mau Jadi Bulan-bulanan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pendukung Celtic mengibarkan bendera Palestina saat melawan Hapoel Be'er-Sheva asal Israel pada pertandingan babak kualifikasi play off Liga Champions di Celtic park, 19 Agustus 2016.

    Sejumlah pendukung Celtic mengibarkan bendera Palestina saat melawan Hapoel Be'er-Sheva asal Israel pada pertandingan babak kualifikasi play off Liga Champions di Celtic park, 19 Agustus 2016.

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Celtic Brendan Rodgers menegaskan timnya tidak akan menyerah dan menjadi bulan-bulanan Barcelona dalam laga perdana Grup C Liga Champions, Rabu dinihari WIB, 14 September 2016. Dia ingin timnya melancarkan perlawanan berarti, sekalipun Celtic tidak menjadi favorit dalam pertandingan itu.

    "Kami memahami kesulitan yang akan kami hadapi," kata Rodgers sebagaimana dikutip BBC. "Kami ingin menikmatinya, tapi kami juga ingin membawa pulang sebuah hasil."

    Di atas kertas, Celtic memang kalah jauh dibanding Barcelona. Situs FourFourTwo mencatat, Barcelona menang enam kali dalam delapan pertemuan terakhir kedua tim itu. Sisanya, Barca—sebutan Barcelona—mengalami hasil seri satu kali dan kekalahan satu kali.

    Kekalahan yang dialami Barcelona tersebut terjadi pada November 2012. Saat itu, Barcelona kalah 1-2 dari Celtic.

    Dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Rodgers banyak memuji pemain Barcelona, salah satunya Luis Suarez—yang pernah menjadi anak asuhannya ketika di Liverpool.

    Rodgers menyebut Suarez sebagai penyerang terbaik di dunia dan seseorang dengan kepribadian yang indah.

    Lebih lanjut, Rodgers juga menyatakan bahwa trio penyerang Barcelona—Suarez, Messi, dan Neymar—adalah trio penyerang terbaik sepanjang masa.

    BBC | GADI MAKITAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.