Hadapi Monaco, Tottenham Harapkan Tuah Wembley  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Liverpool, Adam Lallana menggiring bola dibayangi pemain Tottenham Hotspur, Eric Dier dan Mousa Dembele dalam laga lanjutan Liga Inggris di stadion Anfield, Inggris, 2 April 2016. Tuan rumah sempat unggul lebih dulu lewat aksi Philippe Coutinho di babak kedua, namun kemudian mampu disamakan lewat gol apik penyerang Tottenham, Harry Kane sepuluh menit sesudahnya. REUTERS

    Pemain Liverpool, Adam Lallana menggiring bola dibayangi pemain Tottenham Hotspur, Eric Dier dan Mousa Dembele dalam laga lanjutan Liga Inggris di stadion Anfield, Inggris, 2 April 2016. Tuan rumah sempat unggul lebih dulu lewat aksi Philippe Coutinho di babak kedua, namun kemudian mampu disamakan lewat gol apik penyerang Tottenham, Harry Kane sepuluh menit sesudahnya. REUTERS

    TEMPO.COJakarta - Tottenham Hotspur akan menjamu AS Monaco dalam laga Grup E Liga Champions, Kamis dinihari, 15 September 2016. Laga itu akan digelar di Stadion Wembley karena kandang Tottenham, Stadion White Hart Lane, sedang dalam pemugaran. 

    Manajer Tottenham Mauricio Pochettino berharap stadion kebanggaan publik Inggris ini bisa memberi berkah bagi anak asuhannya. Menurut dia, luas lapangan Wembley yang lebih besar ketimbang White Hart Lane bisa menjadi nilai positif.

    "Anda memiliki ruang lebih besar untuk bermain. Akan sulit bagi lawan menekan Anda ketika Anda memiliki ruang lebih besar dan jarak yang lebih jauh untuk berlari," ujarnya dalam konferensi pers. 

    Pochettino mengatakan dia sangat senang melihat The Lily White—sebutan Tottenham—kembali berlaga dalam turnamen sepak bola paling bergengsi di Eropa itu. 

    "Kami akan menuju Wembley, bersikap natural dan mencoba memenangi pertandingan. Dan mencoba tidak mencari-cari alasan. Ini akan menjadi momen yang sangat menyenangkan bermain bersama Tottenham di Liga Champions," ucapnya. 

    "Sangat sulit menggambarkan perasaan bermain bersama Tottenham di Liga Champions."

    Manajer asal Argentina itu pun menjawab sejumlah pertanyaan soal performa penyerangnya, Harry Kane, yang musim ini belum menunjukkan taji di Liga Primer. Pochettino yakin anak asuhannya bisa tampil baik di Liga Champions.

    "Akan sangat baik bagi Harry Kane menunjukkan bahwa dia bisa bersaing di berbagai kompetisi yang berbeda," tuturnya. 

    Kane merupakan pencetak gol terbanyak Liga Primer musim lalu dengan torehan 25 gol. Dia mengalahkan pencapaian gol penyerang Leicester City, Jamie Vardy, dan penyerang Manchester City, Sergio Aguero.

    Namun penampilan Kane dalam empat laga perdana Liga Inggris musim ini dinilai menurun. Dia baru menciptakan 1 gol dari 4 pertandingan itu. 

    UEFA | FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.