Conte Tak Mau Beri Jaminan Tim Inti untuk Fabregas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi gelandang Chelsea Cesc Fabregas, setelah rekan setimnya Gary Cahill mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur pada pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, 3 Mei 2016. Reuters / Dylan Martinez

    Ekspresi gelandang Chelsea Cesc Fabregas, setelah rekan setimnya Gary Cahill mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur pada pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, 3 Mei 2016. Reuters / Dylan Martinez

    TEMPO.CO, Jakarta - Emosi Antonio Conte pecah. Sebuah gol cakep dari Cesc Fabregas pada akhir pertandingan membuat ia berlarian sambil mengepalkan tangan. Tak ubahnya saat menjadi pemain Juventus, ia berkeliling dengan gembira.

    Dalam pertandingan itu, Chelsea menang 4-2 atas Leicester. Walhasil, mereka lolos ke babak keempat Piala Liga. “Kami layak lolos ke babak berikutnya,” kata Conte.

    Conte memang berbunga-bunga. Tak aneh jika pujian ditujukan kepada para pemainnya. Sebab, mereka menang dengan cara istimewa. Sebelumnya, Chelsea tertinggal akibat dua gol di babak pertama yang dicetak Shinji Okazaki.

    “Saya sama sekali tak suka dengan dua gol itu. Tapi kemudian saya melihat sebuah reaksi luar biasa dari para pemain, dan ini sangat penting,” kata Conte, seusai pertandingan. "Mereka tampil ngotot untuk menang.”

    Semua pemain Chelsea memang bermain ngotot dan ingin menjadi pemenang. Satu orang yang paling bersemangat di antara 11 pemain berbaju hitam—seragam tandang The Blues—adalah pemain bernomor punggung 4.

    Baca: Balotelli Kembali Borong 2 Gol Saat Nice Cukur Monaco 4-0

    Ia adalah Cesc Fabregas. Untuk pertama kalinya, Conte, pelatih asal Italia, menurunkannya sebagai starter. Padahal, dalam lima pertandingan kompetisi Liga Primer sebelumnya, ia tak pernah tampil sebagai pemain inti.

    Tak sia-sia ia ditampilkan sejak awal. Fabregas membayarnya dengan dua gol yang menjadi penentu kemenangan The Blues.

    “Saya senang bermain sejak awal, dan yang kedua, saya bisa membantu tim untuk menang,” kata Fabregas kepada Sky Sports. “Saya berharap yang terjadi di lapangan ini bisa membungkam jurnalis, koran, dan siapa saja yang bicara omong kosong sepanjang hari.”

    Bagi Fabregas, bermain sebaik-baiknya adalah hal ia lakukan dalam setiap pertandingan.  “Saya hanya fokus untuk bermain dengan baik, dan ketika kesempatan itu datang, saya akan lakukan dengan sebaik-baiknya untuk kemenangan tim,” kata dia.  

    Pemain asal Spanyol ini memang harus melalui hari-hari yang berat. Sejak kedatangannya selepas Piala Eropa lalu, Conte tak meliriknya. Padahal, dalam dua musim terakhir, ia menjadi salah satu roh perjalanan Chelsea, terutama dua musim lalu, ketika mereka menjadi juara.

    Baca: Bursa Ketum PSSI: Operasi Senyap Memenangkan Erwin Aksa

    Tak ada alasan yang pasti soal kenapa bekas pelatih timnas Italia itu menolak menampilkan Fabregas. Namun, berdasarkan komposisi dan strategi yang selalu dipilih Conte, gaya permainan bekas pemain Arsenal tersebut memang tidak cocok.

    Conte lebih menyukai pemain yang bisa maju dan mundur dengan cepat.  Oscar, pemain asal Brasil dianggap Conte lebih cocok untuk bermain dalam pola keinginannya.

    Berita tak enak pun menyebar dari Stamford Bridge. Bahkan, ada yang mengatakan Fabregas masuk daftar pemain yang akan dilepas Conte dalam bursa transfer musim dingin mendatang. Pokoknya, kecuali ke klub-klub Liga Primer, Fabregas dipersilakan pergi.

    Bisa jadi itu hanya rumor. Conte dan Fabregas membantah kabar ini. “Hubungan saya dengan Conte baik-baik saja. Tidak ada yang buruk,” kata Fabregas.

    Conte juga bersikap serupa. Menurut dia, tak ada hal yang membuatnya rela membuang pemain hasil binaan Barcelona itu. “Dia masih ada dalam rencana saya untuk skuad musim ini,” ucapnya.

    Soal penampilan Fabregas di King Power Stadium, Conte menghamburkan pujian tentu saja. “Cesc adalah pemain Chelsea. Saya menyukai sikap dan kebiasaannya dalam berlatih,”  katanya. “Menurut saya, ia berkembang dengan baik dalam berbagai aspek.”

    Inikah pertanda Fabregas akan kembali mendapatkan posisinya sebagai pemain inti? Pada akhir pekan nanti, Chelsea punya agenda penting, yakni bertarung melawan Arsenal dalam sebuah laga yang akan dikemas dalam serial derby London.

    Tak ada jawaban soal itu dari Conte. “Saya sudah tegaskan kepada para pemain, hanya pemain yang berada dalam kondisi yang baik dan layak, yang akan dimainkan,” katanya. “Semua pemain memiliki kemungkinan untuk diturunkan dalam pertandingan itu.”

    Dua gol hebat ke gawang Leicester City dari Fabregas ternyata belum meluluhkan hati Conte untuk membuka pintu. Maaf, belum ada jaminan dari Conte untuk Fabregas kembali masuk skuad inti.

    SKYSPORTS|FFT|IRFAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.