Perselisihan dengan Mourinho? Ranieri: Itu Sudah Prasejarah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Claudio Ranieri. REUTERS/Tony Gentile

    Claudio Ranieri. REUTERS/Tony Gentile

    TEMPO.COJakarta - Menjelang pertemuan Leicester City dengan MU di Old Trafford esok Sabtu, Claudio Ranieri menjadi manajer Liga Utama Inggris terakhir yang berdamai dengan Jose Mourinho dengan melukiskan perseteruannya dengan bos Manchester United sudah menjadi prasejarah.

    Mourinho pernah menyebut Ranieri "pecundang" ketika dia menggantikannya di Chelsea saat bakti pertamanya di Inggris. Hubungan mereka pun semakin memburuk ketika keduanya menjadi manajer di Serie A.

    Ranieri menegaskan, masa lalu sudah mati dan terkubur. Kini dia ingin minum anggur bersama Mourinho setelah pertandingan Sabtu itu. "Itu prasejarah," kata Ranieri kepada wartawan dalam jumpa pers. "Itu sudah lama sekali. Sekarang sudah normal. Saya suka anggur merah, dan andai dia menawari saya, saya akan menyanggupinya dan minum bersama dia."

    Baca: Jadwal Siaran Langsung Sepak Bola Akhir Minggu Ini

    Sebelumnya, Mourinho sudah berbaikan dengan Manajer Manchester City Pep Guardiola dan Manajer Watford Walter Mazzarri.

    Hubungan dengan Guardiola mencapai titik terendah sewaktu keduanya menangani Barcelona dan Real Madrid. Sedangkan kepada Mazzarri, Mourinho pernah menyebutnya keledai pekerja keras saat keduanya berseteru di Italia.

    United menjamu Leicester setelah dua kali kalah secara beruntun dalam liga melawan City dan Watford, tapi pernah mengalahkan Leicester City pada Community Shield, Agustus silam.

    Ranieri, yang timnya kini melewati United pada klasemen liga dengan selisih dua poin, membela kritik Mourinho terhadap pemain-pemainnya setelah United kalah 1-3 melawan Watford, Minggu pekan lalu. "Dia adalah manajer yang hebat, cerdas, dan orang yang fantastis. Setiap manajer punya aturan sendiri dan kadang-kadang Anda perlu mengkritik. Kadang-kadang, mungkin bukan di sini, pada klub lain, saya juga memprovokasi reaksi pemain," ujar Ranieri seperti dikutip Reuters.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.