Leicester Kalah Lagi, Ranieri: Tahun Ini Sungguh Berbeda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Claudio Ranieri. REUTERS/Alessandro Garofalo

    Claudio Ranieri. REUTERS/Alessandro Garofalo

    TEMPO.CO, Jakarta - Leicester ditekuk Manchester United 4-1 dalam laga pekan keenam Liga Inggris, Sabtu lalu. Pertandingan itu menjadi dua kekalahan beruntun yang dialami tim tersebut di Liga Primer, setelah ditekuk Liverpool dengan skor sama.

    Pelatih Leicester, Claudio Ranieri, mengatakan kekalahan Leicester lebih disebabkan karena kegagalan mereka memelihara mentalitas juara.

    Kebobolan empat gol dan hanya melesakkan satu gol ke gawang MU, bagi Ranieri, sangat memalukan. Baginya hal itu membuktikan bahwa ada "sesuatu" yang tidak beres dalam mesin organisasi Leicester.

    "Tidak mudah mempertahankan gelar. Anda harus menunjukkan performa terbaik," katanya sebagaimana dikutip dari laman Independent.

    "Tahun ini sungguh berbeda, tidak karena mereka telah mengetahui kami lebih baik, tapi karena (kami) tampil pada level (yang sama). Ketika kami kebobolan gol, kami wajib mengubah strategi," kata dia.

    "Bagi kami, hal yang lebih penting adalah kami ingin selalu bertarung. Hal yang perlu disadari bahwa Anda berpuas diri ketika tampil maksimal dan (melawan United) ternyata kami tidak mampu tampil maksimal dengan meraih kemenangan."  

    Sebagai juara bertahan, Leicester kini terpuruk di posisi ke-12 klasemen dengan nilai 7 dari enam laga. Pada Rabu dinihari waktu Indonesia barat, Si Rubah akan menghadapi FC Porto di Liga Champions.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.