Hantam Benfica 4-2, Napoli Rajai Klasemen

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Napoli, Dries Mertens usai mencetak gol ke gawang Benfica, dalam Liga Champions Grup B di Stadion San Paolo, Napoli, Italia, 29 September 2016. REUTERS/Ciro De Luca

    Pemain Napoli, Dries Mertens usai mencetak gol ke gawang Benfica, dalam Liga Champions Grup B di Stadion San Paolo, Napoli, Italia, 29 September 2016. REUTERS/Ciro De Luca

    TEMPO.CO, Jakarta - Napoli menduduki puncak klasemen Grup B setelah mengalahkan Benfica 4-2 dalam laga kedua fase grup Liga Champions di San Paolo, Kamis dinihari waktu Indonesia barat.

    Napoli yang dilatih Maurizio Sarri mengumpulkan nilai enam poin hasil dua kemenangan, jauh mengungguli Besiktas menempati posisi kedua dengan dua poin, serta Dinamo Kiev dan Benfica di posisi ketiga dan keempat.

    Napoli menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 dari sundulan Marek Hamsik berkat assist tendangan penjuru Faouzi Ghoulam pada menit ke-20.

    Tendangan bebas Dries Mertens membawa Napoli mengubah skor menjadi 2-0 pada menit ke-51.

    Arkadiusz Milik menambah keunggulan Napoli menjadi 3-0 melalui eksekusi penalti menyusul pelanggaran Julio Cesar terhadap Callejon pada menit ke-54.

    Milik menjadi pengumpan atas gol keempat Napoli yang dibukukan Drien Mertens pada menit ke-58.

    Benfica belum menyerah, Gonçalo Guedes menceploskan bola ke gawang Pepe Reina untuk memperkecil selisih gol menjadi 4-1, sedangkan gol Eduardo Salvio mengubah skor menjadi 4-2 pada menit ke-86, meneruskan bola sodoran dari Andre Almeida.

    Susunan pemain:

    Napoli (4-3-3): Reina, Soderlund, Albiol, Koulibaly, Ghoulam, Allan, Jorginho, Hamsik, Callejon (Insigne), Milik, Mertens.

    Benfica (4-4-1-1): Cesar, Cabral, Semedo, Lopez, Lindelof, Grimaldo, Pizzi, Almeida, Fejsa (Gomes), Carrillo (Guedes), Horta (Salvio), Mitroglou.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.