Inggris Hadapi Malta, Stones: Awal Lembaran Baru  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • John Stones, pesepakbola berkewarganegaraan Inggris yang bermain untuk klub Everton. John yang biasa bermain pada posisi bek ini direkrut oleh klub Liga Inggris, Manchester City dengan nilai transfer hingga 47 juta pound sterling atau sekitar Rp 827 miliar. REUTERS

    John Stones, pesepakbola berkewarganegaraan Inggris yang bermain untuk klub Everton. John yang biasa bermain pada posisi bek ini direkrut oleh klub Liga Inggris, Manchester City dengan nilai transfer hingga 47 juta pound sterling atau sekitar Rp 827 miliar. REUTERS

    TEMPO.COJakarta - Bek timnas Inggris, John Stones, menilai pertandingan melawan Malta dalam matchday kedua Pra-Piala Dunia 2018, Sabtu malam, akan menjadi awal babak baru yang menyegarkan setelah melalui masa sulit.

    Timnas Inggris disingkirkan tim gurem Islandia pada 16 besar Piala Eropa (Euro) 2016 Juni lalu di Prancis dengan skor 1-2. Pekan lalu, Inggris juga dihantam badai dengan harus mundurnya pelatih Sam Allardyce, yang keceplosan bicara tentang aib seputar transfer pemain yang mempermalukan Football Association (FA), otoritas sepak bola Inggris.

    Pada matchday pertama Grup F Pra-Piala Dunia 2018, sebiji gol dari Adam Lallana membawa Inggris menang dengan skor tipis 1-0 atas Slovakia. Itulah satu-satunya pertandingan bagi Allardyce bersama timnas Inggris. Untuk sementara, timnas Inggris senior ditangani Gareth Southgate, pelatih timnas U-21.

    Dalam pandangan John Stones, pertandingan melawan Malta akan menjadi kesempatan besar baginya secara pribadi, apalagi dengan pelatih baru, dan akan menjadi waktu yang luar biasa bagi semua pemain. “Tantangan di hadapan kami dan ini lembaran baru.”

    Pemain belakang 22 tahun tersebut juga mengemukakan betapa vitalnya peran kapten tim Wayne Rooney dan juga para pemain berpengalaman lainnya. “Mereka sangat berarti bagi saya secara personal dan pemain muda lainnya. Memberi petunjuk titik-titik dalam pertandingan, situasi, dan ketika ada hal-hal yang tidak berjalan dengan baik,” kata Stones, pilar pertahanan Manchester City.

    Stones mengemukakan pula pendapatnya yang mendukung Southgate dipermanenkan sebagai pelatih kepala timnas senior. “Dia tahu para pemain sejak pembentukannya. Dia hebat saat melatih timnas U-21, di mana saya juga sempat berada di sana. Ini tantangan dan babak baru baginya. Dia akan menikmatinya, datang ke sini bekerja dan mencoba memberi yang terbaik dalam empat pertandingan, dan apa yang kemudian terjadi setelah itu, bergantung pada FA,” ujar Stones.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.