Giggs: Mourinho Bikin Rooney Jadi Bingung  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Manchester United, Wayne Rooney melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Bournemouth pada pertandingan Liga Inggris di Vitality Stadium, 14 Agustus 2016. Action Images via Reuters / Andrew Couldridge

    Penyerang Manchester United, Wayne Rooney melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Bournemouth pada pertandingan Liga Inggris di Vitality Stadium, 14 Agustus 2016. Action Images via Reuters / Andrew Couldridge

    TEMPO.CO, Jakarta - Ryan Giggs yakin bekas rekan satu timnya di Manchester United, Wayne Rooney, agak bingung dengan posisi barunya saat bermain.

    Rooney telah kehilangan tempatnya dalam starting-eleven, baik di United maupun di timnas Inggris setelah selama musim semi dan panas main lebih ke dalam sebagai gelandang.

    Namun setelah United ditangani Jose Mourinho, Rooney dianggap sang manajer baru tidak cocok bermain di tengah. Giggs menyebut pesan berubah-ubah itu telah membingungkan pemain berusia 30 tahun tersebut.

    "Saya melihat seorang pemain yang tengah melewati periode transisi. Saya mengalaminya saat saya berusia 29 atau 30 tahun, di mana saya menjadi pemain sayap dan saya tidak bisa menyia-nyiakan bek dan mendapat posisi di sisi lain," kata Giggs yang bertindak sebagai pengamat sepak bola untuk ITV.

    "Saya merasa agak sedikit prihatin terhadap dirinya. Menjelang akhir musim lalu dan untuk Inggris selama musim panas, dia telah bermain pada posisi yang lebih ke dalam, lalu dia dibilang bermain sebagai nomor 9 atau nomor 10. Sangat mungkin dia agak bingung," kata Giggs.

    Namun Giggs menyokong Rooney menemukan penampilan terbaiknya di mana pun dia bermain.

    "Satu-satunya cara dia bisa bangkit kembali adalah di lapangan latihan. Saya tidak melihatnya bermain di sebuah posisi khusus, dia memiliki bakat untuk bermain di banyak posisi, dan berpengalaman," ujar Giggs dalam laman ESPN.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.