Kutukan Ban Kapten Arsenal, Mertesacker Kini Jadi Korban

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Per Mertesacker. Action Images via Reuters/Craig Brough

    Per Mertesacker. Action Images via Reuters/Craig Brough

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam dunia modern, kutukan sering dianggap sebagai sebuah tahayul ataupun mitos yang tak bisa dibuktikan. Namun pembicaraan soal kutukan itu tetap muncul di dunia sepak bola, termasuk di klub Arsenal.

    Kolomnis ESPN FC, James McNicholas, menyebut Arsenal memiliki kutukan pada ban kapten yang mereka miliki. Pemain yang menyandang ban itu pasti akan terkena badai cedera, setidaknya setelah ban kapten itu dilepas Patrick Vieira.

    Sejumlah kapten Arsenal setelah era Vieira memang kerap terkena cedera parah yang membuat mereka tak bisa bermain. Mikel Arteta, misalnya. Gelandang asal Spanyol yang kini telah pensiun itu lebih banyak menghabiskan sisa tiga musim terakhirnya di ruang perawatan.

    Hal yang sama sempat dialami Cesc Fabregas dan legenda Arsenal, Thierry Henry, yang akhirnya memilih hijrah dari Arsenal karena cederanya yang tak kunjung sembuh.

    Hal serupa dialami William Gallas, yang juga pernah menjadi kapten kubu Meriam London. Uniknya, para pemain itu tak mendapat cedera yang cukup serius sebelum mereka menggenggam ban kapten di Arsenal.

    Musim ini, kutukan itu kembali menjadi momok. Korbannya kali ini adalah bek Per Mertesacker. Dia menerima limpahan bak kapten itu dari Arteta, yang akhir musim lalu kontraknya habis dan menyatakan pensiun dari lapangan hijau.

    Mertesacker praktis belum membela Arsenal dalam satu pertandingan pun musim ini setelah mengalami cedera lutut. Dia diperkirakan baru pulih pada Desember mendatang. Ditambah periode pemulihan kondisi fisik, bek 32 tahun itu kemungkinan baru akan bermain pada Januari atau bahkan Februari mendatang.

    Celakanya, kontrak Mertesacker dengan Arsenal akan habis pada musim ini. McNicholas memprediksi The Gunners akan memberikan tawaran menggiurkan kepada bek asal Jerman itu mengingat umurnya yang sudah tak lagi muda dan riwayat cederanya saat ini. Dia pun memprediksi mantan bek Werder Bremen itu akan menjadi korban berikutnya dari ban kapten Arsenal.

    ESPNFC | FEBRIYAN

    Baca:
    Liverpool Vs Man United, Klopp 3 Kali Pecundangi Mourinho
    Liverpool Hadapi MU, Mane Bebas Menusuk dengan Cepat
    Terus Dikritik, Pogba Minta Peran Menyerang di Man United
    Hadapi Man United, Klopp Ingin Kado Tahun Kedua di Liverpool



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.