Hadapi Everton, Manchester City Berusaha Bangkit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kelechi Iheanacho menggantikan Sergio Aguero di saksikan pelatih Manchester City Pep Guardiola, dalam laga Liga Champions grup C antara Manchester City dan Borussia Monchengladbach di manchester, 15 September 2016. Action Images via Reuters/Carl Recine

    Kelechi Iheanacho menggantikan Sergio Aguero di saksikan pelatih Manchester City Pep Guardiola, dalam laga Liga Champions grup C antara Manchester City dan Borussia Monchengladbach di manchester, 15 September 2016. Action Images via Reuters/Carl Recine

    TEMPO.CO, Jakarta - Manchester City akan menghadapi Everton dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Sabtu malam. City, yang menguasai puncak klasemen, akan berusaha bangkit di laga ini setelah sebelumnya ditekuk Tottenham Hotspur 2-0.

    Gelandang City, Fernando, mengatakan timnya harus memperbaiki banyak hal setelah kekalahan itu. Dia juga paham bahwa Ronald Koeman adalah seorang ahli strategi yang mumpuni karena mampu membawa Everton kini bertengger di posisi kelima klasemen sementara dengan nilai terpaut empat dari City, yang kini diasuh Josep Guardiola.

    “Laga melawan Everton selalu sulit. Tetapi tujuan kami akan selalu sama, memenangi pertandingan dan memainkan sepak bola indah,” ujar dia. “Mereka hanya empat angka di belakang kami dan itu menunjukkan betapa hebatnya Ronald Koeman. Mereka merekrut sejumlah pemain baru dan kini membangun tim yang kuat.”

    Masalah lain bagi City adalah mereka masih belum pasti bisa menurunkan pengatur serangannya, Kevin de Bruyne, yang masih mengalami cedera. Kondisi itu siap dimanfaatkan Koeman untuk merebut kemenangan. “Tentu saja pada akhirnya ini adalah soal kemenangan di akhir pekan nanti,” kata Fernando.

    MIRROR | BBC | MANCITY | FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.