Barcelona Vs Deportivo, Kembalinya Sihir Messi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Barcelona, Lionel Messi merayakan golnya ke gawang Celtic, dalam pertandingan Liga Chmapions Grup C di Stadion Camp Nou, Barcelona, 14 September 2016. Messi mencetak tiga gol dan Barcelona menang 7-0. AP/Manu Fernandez

    Pemain Barcelona, Lionel Messi merayakan golnya ke gawang Celtic, dalam pertandingan Liga Chmapions Grup C di Stadion Camp Nou, Barcelona, 14 September 2016. Messi mencetak tiga gol dan Barcelona menang 7-0. AP/Manu Fernandez

    TEMPO.CO, Jakarta - Ratusan pendukung Barcelona memadati sisi lapangan Tito Vilanova di kompleks Ciutat Esportiva Joan Gamper, Kamis sore waktu setempat. Hampir seluruh mata tertuju Lionel Messi yang telah bergabung kembali pasca cedera selama 3 pekan.

    Setiap Messi menguasai bola, Cules – sebutan untuk suporter Barcelona, selalu bergemuruh. Mereka meneriakkan nama Messi atau pun bertepuk tangan memberi semangat pemain asal Argentina itu.

    Sebaliknya, suara bernada miris pun sempat terdengar begitu Messi terjatuh beberapa kali karena berbenturan dengan rekan-rekannya.

    “Leo baik-baik saja, dia sudah bisa berlatih dengan baik dan sudah pulih 100 persen,” ujar tandem Messi di lini depan Barcelona, Neymar, usai latihan untuk persiapan menghadapi Deportivo La Coruna, Sabtu malam nanti.

    Kehadiran Messi memang sangat dinantikan oleh para suporter dan rekan setimnya. Maklum, tanpa Si Penyihir – sebutan Messi – Barcelona kesulitan mendapat hasil maksimal. Messi merupakan kepingan terakhir dari trio MSN -- Barcelona.  

    Musim ini, Barcelona tiga kali gagal meraih poin penuh ketika ketiganya tak bermain bersama. Selebihnya, ketika Messi, Neymar dan Suarez bermain hadir Barcelona selalu meraih kemenangan.  

    Neymar mengakui bahwa tanpa kehadiran Messi lini depan Barcelona terasa tak setajam biasanya. Meskipun masih memiliki dirinya dan Luis Suarez, trio penyerang Barcelona menurut dia tak bisa menunjukkan daya magisnya.

    “Kami tahu bahwa kami membuat sejarah bersama dan kami lebih kuat jika bersama. Magis dari trio ini tercipta karena persahabatan. Kami bersahabat baik di dalam maupun di luar lapangan,” lanjutnya.

    Tak hanya oleh rekan dan pendukungnya, kehadiran Messi juga sangat dinanti oleh penjaga gawang Deportivo La Coruna yang akan menjadi lawannya, German Lux.  Dia justru memilih bisa menghadapi  Barcelona dengan kekuatan terbaiknya ketimbang tanpa Messi.

    “Dari sisi pandang personal, saya memilih bermain melawan yang terbaik. Anda akan menikmati kenikmatan yang ditawarkan sepak bola. Bermain di kandang Barcelona, melawan pemain terbaik di dunia,” ujarnya. “Saya ingin dia bermain jika dia telah pulih.”

    Kepastian apakah Messi akan diturunkan atau tidak masih menjadi tanda-tanya. Media yang bermarkas di Catalunya, Sport, memprediksi Messi tak akan bermain pada laga itu.

    Menurut mereka, Enrique kemungkinan akan menyimpan tenaga Messi untuk laga Liga Champions melawan Manchester City tengah pekan depan. Jika pun turun, Messi kemungkinan hanya akan sebagai pemain pengganti.

    Sedangkan Marca memprediksi Messi akan turun pada laga melawan Super Depor itu. Mereka menilai Messi justru membutuhkan pemanasan untuk menemukan sentuhan terbaiknya sebelum menghadapi City.

    Soal ini, Neymar sendiri belum mengetahui apakah trio MSN akan kembali tampil lagi setelah bermain bersama saat menghadapi Atletico Madrid. “Apakah kami akan kembali turun bersama, semuanya tergantung pada pelatih,” ujarnya.

    SPORT|MARCA|ESPNFC|FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.