Mourinho Hadapi Masa Tersuram dalam Kariernya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Manchester United, Jose Mourinho tampak kecewa diakhir pertandingan Manchester United melawan Manchester City dalam laga Liga Inggris di Old Trafford, 10 September 2016. Anak asuhan Mourinho dipermalukan Man City di kandang sendiri. REUTERS

    Pelatih Manchester United, Jose Mourinho tampak kecewa diakhir pertandingan Manchester United melawan Manchester City dalam laga Liga Inggris di Old Trafford, 10 September 2016. Anak asuhan Mourinho dipermalukan Man City di kandang sendiri. REUTERS

    TEMPO.COJakarta - Jose Mourinho disebut sedang menghadapi masa tersuram dalam kariernya sebagai manajer. Setelah hasil imbang 0-0 melawan Liverpool dinihari tadi, Mourinho mencatat musim ini adalah musim terburuknya sejak dia melatih klub asal Portugal, Uniao de Leira, pada 2001. 

    Jurnalis Claire Bloomfield, dalam opininya di laman The Sun, menulis bahwa raihan 14 angka yang didapat Manchester United dalam delapan laga pada awal musim ini merupakan yang terburuk dalam sejarah kepelatihan Mourinho. Pelatih asal Portugal itu sebelumnya tak pernah kehilangan lebih dari 7 angka dari 8 laga awal tim yang diasuhnya. 

    "Jose Mourinho saat ini memiliki rekor poin terburuk setelah delapan laga dengan klub barunya sejak dia menangani Uniao de Leiria dengan meraih 10 angka pada April 2001," tulisnya. 

    Saat menangani Porto pada 2002, Mourinho merasakan sukses besar dengan meraih poin penuh dalam delapan laga awal. Dia juga sukses membawa Porto menjadi juara Liga Portugal musim itu dengan hanya menderita dua kekalahan sepanjang musim. 

    Kecemerlangan Mourinho juga terlihat saat dia pindah ke Chelsea pada 2004. Dia meraih 20 angka dalam delapan laga perdananya dan membawa Chelsea meraih gelar Liga Inggris dengan hanya kalah satu kali pada musim itu. 

    Di Inter Milan, Mourinho juga langsung merebut hati suporter Nerazzurri dalam delapan laga pertama. Skuad biru-hitam menguasai klasemen Liga Italia dengan meraih 17 angka dan mengakhiri musim dengan menjadi juara.

    Pindah ke Real Madrid pada 2010, Mourinho mengulangi kecemerlangannya saat menangani Chelsea dengan meraih 20 angka dalam delapan laga perdana. Namun kali ini dia tak meraih satu pun gelar pada musim pertamanya. 

    Kembali ke Chelsea pada 2013, Mourinho juga membuat rekor baik, meskipun tak sebaik periode pertamanya. Dia membukukan 17 angka dalam delapan laga perdana Liga Inggris. 

    Namun musim ini Mourinho dinilai tak langsung merebut hati suporter Manchester United pada awal musim. Posisi United yang terpuruk di posisi ketujuh klasemen hingga saat ini mungkin masih cukup aman. Namun suporter United bukanlah terkenal karena kesabarannya. Mereka mungkin saja akan segera menekan Mourinho jika terus mendapatkan hasil tak memuaskan. 

    THE SUN | FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.