Jamu PSV, Ancelotti Minta Pemain Bayern Tak Tertidur Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Bayern Muenchen, Carlo Ancelotti. (Independent.co.uk)

    Pelatih Bayern Muenchen, Carlo Ancelotti. (Independent.co.uk)

    TEMPO.CO, Muenchen -- Wajah pelatih Carlo Ancelotti menunjukkan kemarahan. Dia kecewa terhadap hasil imbang 2-2 skuad asuhannya, Bayern Muenchen, saat bertandang ke markas Eintracht Frankfurt, akhir pekan lalu, di Bundesliga Jerman. Ia menilai anak asuhnya tak bersemangat bermain.

    ”Bayern sama sekali tidak bermain dengan baik dan kami juga menunjukkan sikap yang buruk di atas lapangan," kata Ancelotti. "Kami benar-benar tertidur lelap selama 45 menit pada babak pertama. Itu terlalu panjang untuk sebuah pertandingan."

    Kekesalan Ancelotti cukup beralasan. Sebab, hasil imbang itu dirasa tak cukup menjadi bekal laga Die Roten--julukan Bayern--menjamu PSV Eindhoven di Allianz Arena, Muenchen, pada lanjutan babak penyisihan Grup D Liga Champions 2016/2017 dinihari nanti. Ancelotti meminta anak asuhnya serius menghadapi laga kandang nanti dengan menampilkan performa tinggi. "Tak boleh terulang lagi. Sudah terlalu banyak kesalahan yang diperbuat," ujarnya.

    Awalnya Bayern menjadi salah satu kandidat kuat juara Liga Champions musim ini. Tapi, bergabung di Grup D bersama Atletico Madrid, PSV Eindhoven, dan FC Rostov, klub raksasa Jerman ini menempati posisi kedua setelah Atletico dengan selisih 3 poin. Die Roten memang menang telak 5-0 saat melawan Rostov, tapi tumbang di hadapan Atletico 0-1.

    Ancelotti diharapkan bisa meracik strategi kebangkitan Thomas Mueller dan kawan-kawan untuk merebut gelar juara. Pelatih asal Italia ini sudah tiga kali meraih gelar tertinggi sepak bola di level klub Eropa itu bersama AC Milan dan Real Madrid.

    Mueller berharap Ancelotti bisa mengantarkan The Bavarians--julukan lain Bayern--merengkuh kembali kejayaan di Liga Champions. "Tim ini sangat haus kemenangan dan kami selalu tidak puas. Dalam latihan, kami selalu berbicara tentang kemenangan," kata Mueller.

    Javi Martinez dan Douglas Costa terlihat tampil dalam sesi latihan terakhir Bayern, Senin lalu. Begitu pula Robert Lewandowski terlihat sudah bugar. "Saya sudah bugar 100 persen. Saya baik-baik saja dan kami akan mengejar 3 poin dalam laga nanti," kata Lewandowski, ujung tombak dari Polandia.

    Bek kawakan Muenchen, Philipp Lahm, sepakat. Dia berharap bisa merebut 3 poin. Jika bermain kurang sempurna, menurut Lahm, posisi timnya akan berada dalam bahaya karena kehilangan kontrol. "Kami harus menang."

    Pelatih PSV, Phillip Cocu, juga sedang uring-uringan terhadap permainan anak asuhnya yang jauh dari performa maksimal. Skuadnya bisa ditahan imbang 1-1 oleh Heracles Alamo pada akhir pekan lalu di kandang sendiri, Stadion Philips, di Liga Belanda. Ia berharap timnya segera bangkit dan berfokus menghadapi Liga Champions.

    Cocu masih harus mengejar kemenangan pertama di Grup D. Pasalnya, PSV kalah 0-1 saat menjamu Atletico dan meraih hasil imbang 2-2 di markas Rostov. Mantan bintang tim nasional Belanda ini menegaskan, hasil laga terakhir di liga domestik tidak memungkinkan untuk menjadi pijakan mencuri kemenangan menghadapi Bayern.

    Padahal, menurut Cocu, laga tersebut akan menjadi pertandingan yang luar biasa. "Kami merupakan klub yang tidak diunggulkan. Seharusnya kami bisa membuat kejutan dan memenanginya."

    Tiga pilar PSV, yaitu Juergen Locadia, Jorrit Hendrix, dan Luuk Koopmans, kemungkinan besar akan melewatkan perjalanan ke Jerman karena cedera. Sedangkan Andres Guardado, yang diistirahatkan pada pekan terakhir, diharapkan bisa tampil lagi.0

    PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN

    Bayern (4-3-3): Neuer; Lahm, Boateng, Hummels, Alaba; Kimmich, Alonso, Thiago; Mueller, Lewandowski, Robben.

    PSV (5-3-2): Zoet; Brenet, Schwaab, Isimat-Mirin, Moreno, Willems; Propper, Siem de Jong, Guardado; Narsingh, Luuk de Jong.

    ESPNFC.CO.UK | MIRROR.CO.UK  | NUR HARYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.