Ronaldo dan Messi Kembali Bersaing Berebut Ballon d`Or

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Argentina dan Barcelona, Lionel Messi bersalaman dengan Cristiano Ronaldo, setelah memenangkan pemain terbaik dunia 2015 FIFA Ballon d'Or di Zurich, Swiss, 11 Januari 2016. Valeriano Di Domenico/KEYSTONE via AP

    Pemain Argentina dan Barcelona, Lionel Messi bersalaman dengan Cristiano Ronaldo, setelah memenangkan pemain terbaik dunia 2015 FIFA Ballon d'Or di Zurich, Swiss, 11 Januari 2016. Valeriano Di Domenico/KEYSTONE via AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi akan meneruskan persaingan mereka untuk memperebutkan mahkota pemain terbaik dunia, setelah keduanya masuk daftar kandidat berisi 30 pemain untuk Ballon d'Or 2016 yang diumumkan pada Senin.

    Legenda Barcelona asal Argentina Messi, yang meraih penghargaan itu untuk kelima kalinya pada tahun lalu, atau pemenang penghargaan ini sebanyak tiga kali yang merupakan bintang Real Madrid asal Portugal Ronaldo bergantian meraih penghargaan ini sejak 2007, ketika pemain AC Milan Kaka memenanginya, lapor Reuters.

    Meski mengalami penurunan performa pada musim ini, Ronaldo, yang menginspirasi Portugal untuk menjuarai Piala Eropa 2016 dan Real Madrid untuk meraih mahkota Liga Champions pada musim lalu, difavoritkan untuk kembali meraih penghargaan ini.

    Ia merupakan satu dari enam pemain Real Madrid yang masuk dalam daftar, bersama Gareth Bale, Toni Kroos, Luka Modric, Sergio Ramos, dan Pepe, ketika sang juara Eropa menyumbang kandidat paling banyak dibanding klub lainnya.

    Messi dan dua rekannya sesama penyerang di Barcelona, Neymar dan Luis Suarez, sangat subur pada musim 2016, juga masuk dalam daftar, bersama satu lagi rekannya di klub Katalan itu Andres Iniesta.

    Juara Liga Inggris Leicester City, diwakili oleh penyernag Jamie Vardy dan pemain terbaik Inggris, Riyad Mahrez asal Aljazair. 

    Mahrez dan penyerang Borussia Dortmund asal Gabon Pierre-Emerick Aubameyang menjadi dua pemain di dalam daftar yang tidak berasal dari Eropa atau Amerika Selatan.

    Prancis, dengan Antoine Griezmann, Hugo Lloris, Dimitri Payet, dan Paul Pogba, serta Argentina, dengan Messi, Gonzalo Higuain,

    Sergio Aguero, dan Paulo Dybala, merupakan negara-negara penyumbang kandidat terbanyak dengan masing-masing memiliki empat nama.

    Majalah France Football, yang telah memberikan penghargaan Ballon dOr setiap tahun sejak 1956, mengumumkan daftar kandidat, di mana pemenangnya akan diumumkan pada Januari.

    Selama enam tahun terakhir penghargaan ini bernama FIFA Ballon dOr, sampai badan sepak bola dunia itu mengakhiri asosiasinya dengan penghargaan ini pada September.

    Daftar kandidat:

    Sergio Aguero (Manchester City/Argentina)

    Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund/Gabon)

    Gareth Bale (Real Madrid/Wales)

    Gianluigi Buffon (Juventus/Italia)

    Kevin De Bruyne (Manchester City/Belgia)

    Paulo Dybala (Juventus/Argentina)

    Diego Godin (Atletico Madrid/Uruguay)

    Antoine Griezmann (Atletico Madrid/Prancis)

    Gonzalo Higuain (Juventus/Argentina)

    Zlatan Ibrahimovic (Manchester United/Swedia)

    Andres Iniesta (Barcelona/Spanyol)

    Koke (Atletico Madrid/Spanyol)

    Toni Kroos (Real Madrid/Jerman)

    Robert Lewandowski (Bayern Munich/Polandia)

    Hugo Lloris (Tottenham Hotspur/Prancis)

    Riyad Mahrez (Leicester City/Aljazair)

    Lionel Messi (Barcelona/Argentina)

    Luka Modric (Real Madrid/Kroasia)

    Thomas Muller (Bayern Muenchen/Jerman)

    Manuel Neuer (Bayern Muenchen/Jerman)

    Neymar (Barcelona/Brazil)

    Dimitri Payet (West Ham/Prancis)

    Pepe (Real Madrid/Portugal)

    Paul Pogba (Manchester United/Prancis)

    Sergio Ramos (Real Madrid/Spanyol)

    Rui Patricio (Sporting/Portugal)

    Cristiano Ronaldo (Real Madrid/Portugal)

    Luis Suarez (Barcelona/Uruguay)

    Jamie Vardy (Leicester City/Inggris)

    Arturo Vidal (Bayern Muenchen/Cile).

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.