Derby Manchester, Pep Belum Akan Turunkan Yaya Toure  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi pemain Manchester City, Yaya Toure beraksi saat laga melawan Swansea City dalam ajang Liga Primer Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, 12 Desember 2015. Manchester City sukses meraih kemenangan di menit-menit akhir dengan skor tipis 2-1. AP Photo/Jon Super

    Ekspresi pemain Manchester City, Yaya Toure beraksi saat laga melawan Swansea City dalam ajang Liga Primer Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, 12 Desember 2015. Manchester City sukses meraih kemenangan di menit-menit akhir dengan skor tipis 2-1. AP Photo/Jon Super

    TEMPO.COJakarta - Yaya Toure tidak akan dimainkan dalam laga derby Manchester pada Kamis dinihari WIB kendati Manajer Pep Guardiola mengaku menginginkan sang pemain terlibat.

    Manajer Manchester City itu telah berkata pada September silam bahwa Toure tidak akan dimainkan klub sampai dia meminta maaf atas komentar yang dibuat agennya, Dimitri Seluk. Seluk menyatakan Guardiola telah menghina seorang pemain besar.

    Guardiola akan mengubah formasi timnya pada laga derby melawan Manchester United dengan mengistirahatkan sejumlah pemain yang harus tampil pada tujuh laga dalam 21 hari.

    Guardiola tidak memastikan apakah dia telah menerima permintaan maaf dari Toure. Namun dia menyatakan Toure tidak akan masuk skuad dalam laga di Old Trafford.

    "Anda tahu situasinya. Saya ingin menurunkan Yaya, percayalah, saya ingin, tapi Anda tahu situasinya," kata Mourinho dalam laman ESPN.

    Guardiola menyatakan akan merotasi starting lineup-nya dan menegaskan akan habis-habisan bermain demi menang melawan MU.

    ANTARA

    Baca: 
    Zidane Heran Mengapa Suporter Mengejek Ronaldo
    Liverpool Singkirkan Tottenham, Klopp Puji Pemain Mudanya
     
    Inter Milan Hadapi Torino, De Boer Terancam Dipecat



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.