Bale Teken Kontrak Baru dengan Real Madrid  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Real Madrid Gareth Bale melompat saat hendak menyundul bola saat bertanding melawan Athletic Bilbao di ajang La Liga Spanyol di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, 23 Oktober 2016. REUTERS

    Pemain Real Madrid Gareth Bale melompat saat hendak menyundul bola saat bertanding melawan Athletic Bilbao di ajang La Liga Spanyol di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, 23 Oktober 2016. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Gareth Bale akhirnya meneken kontrak baru dengan Real Madrid setelah melakukan pembicaraan cukup alot selama beberapa bulan belakangan. Madrid memberinya bayaran sedikit di bawah Cristiano Ronaldo.

    Laman The Sun mengabarkan, Bale meneken kontrak baru dengan durasi enam tahun. Artinya, dia akan tetap berada di Madrid hingga 2022.

    Dalam kontrak baru itu, Bale akan mendapatkan bayaran senilai 750 ribu pound sterling per pekan. Angka itu meningkat dari bayarannya saat ini senilai 525 ribu pound sterling per pekan.

    Jika dipotong dengan pajak 52 persen yang diterapkan Spanyol kepada pemain asing, Bale akan menerima pendapatan bersih senilai 360 ribu pound sterling per pekan. Dengan pendapatan itu, dia kini hanya berselisih 15 ribu pound sterling per pekan saja dengan Ronaldo, yang menjadi pemain bergaji terbesar di Madrid.

    Perpanjangan kontrak itu membuat harapan sejumlah klub besar untuk memboyong pemain 27 tahun tersebut sirna. Sebelumnya, Manchester United dikabarkan ingin membawa Bale kembali ke tanah Inggris.

    Madrid sendiri tampaknya tak ingin melepas penyerang asal Wales itu. Bale diproyeksikan menjadi pengganti Cristiano Ronaldo, yang musim ini produktivitas golnya menurun tajam.

    THE SUN | FEBRIYAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.