Mourinho Didenda dan Dilarang Dampingi MU dalam Satu Laga  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manajer Manchester United, Jose Mourinho mengacungkan dua ibu jarinya diakhir pertandingan antara tim Seten Merah melawan Zorya Luhansk dalam laga Liga Eropa di Manchester, Inggris, 29 September 2016. Kemenangan ini membuat MU menduduki posisi tiga klasemen sementara Liga Eropa dengan perolehan tiga poin.  Getty Images

    Manajer Manchester United, Jose Mourinho mengacungkan dua ibu jarinya diakhir pertandingan antara tim Seten Merah melawan Zorya Luhansk dalam laga Liga Eropa di Manchester, Inggris, 29 September 2016. Kemenangan ini membuat MU menduduki posisi tiga klasemen sementara Liga Eropa dengan perolehan tiga poin. Getty Images

    TEMPO.COJakarta - Manajer Manchester United Jose Mourinho dilarang mendampingi timnya untuk satu pertandingan. Ia juga dijatuhi denda 58 ribu pound sterling untuk dua insiden terpisah pada bulan lalu. Demikian keterangan asosiasi sepak bola Inggris (FA) pada Rabu, 2 November 2016.

    Pria asal Portugal itu mengakui menggunakan kalimat yang menekan dan melecehkan wasit Mark Clattenburg dalam pertandingan akhir pekan silam melawan Burnley. Atas kesalahannya ini, ia didenda 8.000 pound dan dilarang mendampingi tim untuk satu pertandingan.

    Mourinho juga didakwa untuk komentar-komentar yang dilontarkannya mengenai wasit Anthony Taylor menjelang pertandingan Liga Inggris melawan Liverpool. Untuk ulahnya yang ini, ia didenda 50 ribu pound.

    "Komisi menemukan elemen tidak menghormati dari dakwaan yang terbukti dan, selain dijatuhi denda, Mourinho diperingatkan untuk tingkah lakunya di masa yang akan datang," kata FA.

    United menghuni peringkat kedelapan klasemen sementara dari sepuluh pertandingan pada musim pertama di bawah asuhan mantan manajer Chelsea dan Real Madrid tersebut. Demikian laporan Reuters.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.