Real Madrid Nyaris Kalah di Liga Champions, Zidane Frustrasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Legia Warsawa, Nemanja Nikolic mengambil bola dari gawang Real Madrid, setelah rekan setimnya, Miroslav Radovic mencetak gol kedua dalam laga Liga Champions Grup F di Warsawa, Polandia, 3 November 2016. AP/Czarek Sokolowski

    Pemain Legia Warsawa, Nemanja Nikolic mengambil bola dari gawang Real Madrid, setelah rekan setimnya, Miroslav Radovic mencetak gol kedua dalam laga Liga Champions Grup F di Warsawa, Polandia, 3 November 2016. AP/Czarek Sokolowski

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Real Madrid, Zinadine Zidane, melampiaskan rasa frustrasinya setelah anak asuhnya hampir dikalahkan klub Polandia, Legia Warsawa, pada laga Liga Champions Kamis dini hari tadi. Zidane frustasi karena Gareth Bale cs kehilangan konsentrasi saat unggul 2-0 sehingga sempat tertinggal 3-2 sebelum mengakhiri laga dengan skor 3-3.

    Zidane mengatakan bahwa satu-satunya hal baik dari laga itu adalah bahwa timnya tak jadi menelan kekalahan. Dia kecewa dengan performa Gareth Bale cs yang sempat unjuk kekuatan di awal namun seperti kehabisan tenaga di tengah laga.

    "Ketika anda mencetak 2 gol terlebih dahulu di kandang lawan biasanya anda akan menguasai pertandingan. Tetapi kami membiarkan lawan kami kembali ke pertandingan," ujarnya usai laga itu.

    "Ketika mereka mendapatkan gol pertama hal itu menjadi sulit bagi kami. Kami kehilangan semuanya - intensitas, pergerakan, semuanya. Terkadang hal seperti ini terjadi dan kami hanya harus bersabar. Hal baiknya adalah kami tak kalah," lanjutnya.

    Madrid sempat unggul lewat gol Gareth Bale pada detik ke-57. Gol itu menjadi gol tercepat dalam sejarah Liga Champions. Karim Benzema menggandakan keunggulan Madrid pada menit ke-35 sebelum Legia menutup babak pertama dengan skor 1-2 melalui gol Vadis Odjidja-Ofoe pada menit ke-40.

    Pada babak kedua, kelengahan Madrid dimanfaatkan anak asuh Jacek Magiera. Miroslav Radovic berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-58.

    Madrid hampir menelan kekalahan setelah Thibaut Moulin mencetak gol pad amenit ke-83 yang membuat Legia unggul 3-2. Namun muka skuad Los Galacticos berhasil diselamatkan oleh Mateo Kovacic dua menit berselang.

    Hasil imbang itu membuat mereka kehilangan posisi puncak Grup F dan gagal memastikan satu posisi di babak 16 besar. Mereka harus setidaknya menahan imbang Sporting Lisbon pada laga berikutnya jika ingin meraih satu tiket terakhir dari Grup F.

    DAILYMAIL|FEBRIYAN

    Baca:
    Ronaldo Temui Penggemar yang Bangkit dari Koma karena Golnya
    Alasan Mourinho Akhiri Masa Pengasingan Schweinsteiger
    Bale Cetak Gol Tercepat, Real Madrid Ditahan Legia 3-3
    Mourinho Didenda dan Dilarang Dampingi MU dalam Satu Laga  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.