Riedl Sebut Myanmar Bukan Lawan yang Mudah bagi Timnas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Timnas Senior Indonesia Alfred Riedl (kiri) memberikan instruksi kepada sejumlah pesepakbola Timnas saat memimpin latihan di stadion Gajayana Malang, Jawa Timur, 24 Juni 2014. Indonesia akan hadapi Nepal dalam laga pertandingan persahabatan pada Rabu, 25 Juni besok. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Pelatih Timnas Senior Indonesia Alfred Riedl (kiri) memberikan instruksi kepada sejumlah pesepakbola Timnas saat memimpin latihan di stadion Gajayana Malang, Jawa Timur, 24 Juni 2014. Indonesia akan hadapi Nepal dalam laga pertandingan persahabatan pada Rabu, 25 Juni besok. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl mengakui jika tidak mudah untuk menghadapi Myanmar yang akan menjadi lawan Timnas Garuda pada pertandingan uji coba di Stadion Thuwunna, Yangon, Jumat (4/11) karena persiapan yang dilakukan tim lawan cukup panjang.

    "Kami tahu mereka melakukan persiapan panjang cukup panjang. Mereka juga memiliki pemain yang berbakat dan tim yang terorganisir dengan baik. Namun, kami tetap akan berusaha menyulitkan mereka," kata Rield seperti yang dilansir myanmarinternationaltv.com yang dipantau dari Jakarta, Kamis.

    Myanmar, kata dia, meski hanya pertandingan dipastikan akan bermain maksimal. Apalagi tim yang berjuluk The White Angels ini bakal menjadi salah satu tuan rumah kejuaraan Piala AFF 2016. Bisa dipastikan, anak asuh Gerd Zeise ini bahkan menunjukkan kemampuan terbaiknya.

    Bagi Indonesia, pertandingan melawan Myanmar ini sangat penting untuk mengetahui kekuatan yang sesungguhnya meski pada pertandingan ujicoba ini tidak dituntut untuk meraih kemenangan. Riedl dipastikan akan menurunkan formasi terbaik.

    Ada 26 pemain yang dipanggil, namun ada satu pemain yang bergabung yaitu Stefano Lilipaly yang sesuai dengan rencana baru akan bergabung dengan Kurnia Meiga dan kawan-kawan saat menghadapi Vietnam pada 8 November. Pemain ini merupakan hasil seleksi yang selama ini dilakukan.

    Jika dilihat dari dua pertandingan ujicoba sebelumnya yaitu melawan Malaysia dan Vietnam, dua nama yaitu Irfan Bachdim dan Boaz Solossa berpeluang besar masuk starter. Menghadapi Myanmar duet andalan ini berpeluang mengisi lini depan timnas.

    Untuk lini tengah Andik Vermansyah dan Evan Dimas bakal bersanding. Begitu juga dengan Zulham Zamrun dan Bayu Pradana yang kemungkinan besar akan diturunkan. Sedangkan pemain belakang ada nama Abdulrahmam, Yasna Basna, Fachrudin dan Beny Wahyudi.

    Sedangkan untuk posisi penjaga gawang ada tiga nama yang bersaing yaitu Kurnia Meiga, Andritany Ardiyasa dan Dian Agus Prasetyo. Jika dilihat dari pertandingan sebelumnya Andritany yang diberi kepercayaan mengawal timnas, namun untuk kali ini Kurnia Meiga juga memiliki peluang besar jadi pilihan utama.

    "Kami sudah siap. Kami memang tidak mematok kemenangan. Yang terpenting saat ini adalah perkembangan permainan," kata pelatih asal Austria itu.

    Sementara itu, pelatih Myamar Gerd Zeise mengaku menghadapi Indonesia bukan perkara mudah meski baru saja kembali ke pentas internasional. Pihaknya hanya berharap kepada anak asuhnya untuk menjalankan instruksi seperti yang selama ini dilakukan dalam latihan.

    Indonesia pada Piala AFF 2016 berada di Grup A bersama dengan tuan rumah Filipina, Thailand dan Singapura. Sedangkan Myanmar menjadi tuan rumah Grup B bersama dengan Malaysia, Vietnam dan Kamboja. Pertandingannya sendiri dimulai 19 November.


    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.