Persija vs Persib, 7 Suporter Dilarikan ke Rumah Sakit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suporter Persija Jakarta menyalakan flare usai pertandingan Persija Jakarta melawan Sriwijaya FC dihentikan pada laga Torabika Soccer Championship di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 24 Juni 2016. ANTARA FOTO

    Suporter Persija Jakarta menyalakan flare usai pertandingan Persija Jakarta melawan Sriwijaya FC dihentikan pada laga Torabika Soccer Championship di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 24 Juni 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Solo - Sejumlah insiden perkelahian suporter mewarnai pertandingan sepak bola Indonesia Soccer Championship (ISC) antara Persija dan Persib di Stadion Manahan Solo, Sabtu malam, 5 November 2016. Tujuh Suporter dilarikan ke rumah sakit karena terluka.

    “Untung lukanya tidak terlalu parah,” kata Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta Komisaris Besar Ahmad Luthfi seusai pertandingan. Ketujuh suporter itu hanya menjalani rawat jalan. Menurut Luthfi, perkelahian dan pengeroyokan tersebut terjadi antarsesama suporter Persija. “Mungkin bersenggolan atau salah paham,” kata dia.

    Dalam pertandingan tersebut, kebanyakan suporter mengenakan atribut pendukung Persija. Selama pertandingan itu, aksi pemukulan dan pengeroyokan terjadi sepanjang permainan. Polisi berkali-kali merangsek ke tribun untuk mengevakuasi korban.

    Selain itu, pertandingan diwarnai aksi tidak simpatik para suporter, seperti menyalakan petasan, kembang api, hingga laser. Pertandingan bahkan sempat terhenti beberapa menit akibat aksi tersebut.

    Sikap suporter membuat polisi harus memberi pengamanan ketat kepada tim Persib. Seusai pertandingan, pemain dan ofisial Persib segera dibawa ke hotel menggunakan enam unit baracuda.

    Sedangkan para suporter yang sebagian besar berkostum oranye itu dilarang meninggalkan tribun hingga pemain Persib meninggalkan kompleks stadion. Pertandingan ini berakhir imbang tanpa gol.

    AHMAD RAFIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.