Jamu Barito Putera, Bali United Ingin Akhiri Tren Negatif

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi Pemain Persipura, Yustinus Pae (kiri), saat pemain Bali United, Nemanja Vidakovic, tertunduk usai pertandingan Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 3 September 2016. Untuk pertama kalinya Bali United harus menelan kekalahan di kandang sendiri. TEMPO/Johannes P. Christo

    Selebrasi Pemain Persipura, Yustinus Pae (kiri), saat pemain Bali United, Nemanja Vidakovic, tertunduk usai pertandingan Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 di Stadion Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 3 September 2016. Untuk pertama kalinya Bali United harus menelan kekalahan di kandang sendiri. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Denpasar - Bali United akan menjamu Barito Putera di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin, 7 November 2016. Di pertandingan ke-27 kompetisi Indonesia Soccer Championship itu, skuad asuhan Indra Sjafri ingin memutus tren negatif dari tujuh pertandingan tanpa kemenangan.

    Indra Sjafri mengatakan berambisi merain kemenangan dari  Barito Putera. Apalagi jika mengingat Bali United pernah mempermalukan Barito Putera saat pertandingan tandang di Stadion 17 Mei, Banjarmasin.

    "Kami tidak boleh meremehkan Barito Putera yang saat ini berada di posisi terbawah, karena bisa saja mereka bangkit di pertandingan besok,"  kata Indra di Kuta, Minggu, 6 November 2016.

    Mantan pelatih tim nasional U-19 itu menjelaskan bahwa para pemain asuhannya harus lebih fokus, termasuk hal-hal di luar teknis. "Satu yang saya pesankan ke para pemain tidak terpengaruh dengan pemberitaan yang ada, atau bisa berpengaruh dengan psikis," ujar Indra.

    Adapun pelatih Barito Putera, Yunan Helmi, meyakini semangat dua tim akan sama dalam pertandingan besok. "Kolaborasi pemain muda dan senior sama-sama kami bawa. Pemain sudah siap, besok berharap supaya lancar," kata Yunan.

    Walaupun  Barito  terpuruk di posisi terbawah klasemen sementara namun Yunan optimistis bisa membalas dendam dari kekalahan sebelumnya saat melawan Bali United di putaran pertama ISC. "Kita tahu setiap Barito Putera bermain dengan tim papan atas, bisa draw, atau kalah hanya satu gol saja," tuturnya.

    Menurut Yunan, seluruh pemain Bali United perlu diwaspadai. "Kami mewaspadai tim karena kekuatan (Bali United) merata, pemain bagus strategi coach juga menjadi perhatian kami," ujarnya.

    BRAM SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.