Timnas Hadapi Vietnam lalu Tampil di Piala AFF

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola timnas Indonesia Boaz Solossa dipeluk rekannya seusai mencetak gol ke gawang timnas Malaysia pada laga persahabatan di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, 6 Sptember 2016. ANTARA/Maulana Surya

    Pesepak bola timnas Indonesia Boaz Solossa dipeluk rekannya seusai mencetak gol ke gawang timnas Malaysia pada laga persahabatan di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, 6 Sptember 2016. ANTARA/Maulana Surya

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertandingan uji coba melawan Vietnam di Stadion Nasional My Dinh Hanoi, Selasa, 8 November 2016, menjadi ujian terakhir bagi timnas Indonesia sebelum bertolak menuju Manila, Filipina, guna menjalani pertandingan Grup A Piala AFF 2016.

    Pelatih Alfred Riedl pada pertandingan terakhir ini mengisyaratkan akan memaksimalkan pemain yang ada karena pihaknya terbentur dengan aturan yang dibuat Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia, PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC), dan klub terkait dengan jumlah pemain yang dipanggil.

    "Saya hanya diperbolehkan mengambil maksimal dua pemain untuk satu klub, meski saya berharap bisa tiga. Ini berarti kekuatan kita akan berkurang 20 persen," kata Alfred Riedl seperti yang disampaikan Humas PSSI kepada media, Senin, 7 November 2016.

    Untuk menghadapi tuan rumah Vietnam, Alfred Riedl memang membawa 26 pemain. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan saat menghadapi tuan rumah Myanmar, Jumat, 4 November 2016, karena pemain naturalisasi Stefano Lilipaly sudah bergabung dengan Boaz Solossa dan kawan-kawan.

    Pemain keturunan Belanda-Indonesia kemungkinan besar akan diturunkan pada uji coba ini. Tidak hanya itu, pemain keturunan lainnya, yaitu Irfan Bachdim, kemungkinan juga akan diturunkan. Begitu pula Andik Vermansyah yang pada pertandingan sebelumnya tidak dimainkan.

    Terkait dengan kekuatan calon lawan uji coba, Riedl menegaskan jika Vietnam adalah tim yang kuat. Pihaknya menilai, Vietnam merupakan salah satu kandidat juara kejuaraan dua tahunan ini. Hal tersebut didasarkan dengan kekuatan yang ada saat ini.

    "Vietnam adalah tim yang bagus. Saya lihat mereka mempunyai kecepatan, tubuh yang kuat serta teknik yang bagus. Saya percaya Vietnam adalah salah satu favorit juara Piala AFF 2016," kata Riedl.

    Pertemuan timnas Garuda dengan Vietnam sebenarnya bukan yang pertama dalam sebulan terakhir. Pada pertemuan pertama setelah Indonesia terbebas dari sanksi FIFA ini, timnas ditahan imbang Vietnam di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, dengan skor 2-2.

    Setelah menghadapi Vietnam, timnas akan bertolak ke Tanah Air guna melanjutkan pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Karawaci, Tangerang, Jumat, 11 November 2016, dan Boaz Solossa dan kawan-kawan akan bertolak ke Manila pada Kamis, 17 November 2016.

    ANTARA

    Baca:
    Dapat Kontrak Baru, Gaji Ronaldo Kembali Ungguli Bale
    Suporter Persija Tewas di Cirebon, Begini Respons Kemenpora

    Liga Inggris: Man United Menang Lagi, Ini Komentar Mourinho
    Suporter Meninggal, SOS Minta Presiden Jokowi Hentikan ISC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.