Hadapi Argentina, Pelatih Brasil Tak Bisa Tidur Nyenyak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Neymar (tengah) berusaha melewati dua pemain dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 antara Brasil dan Argentina di Buenos Aires, Argentina, 14 November 2015. AP/Natacha Pisarenko

    Neymar (tengah) berusaha melewati dua pemain dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 antara Brasil dan Argentina di Buenos Aires, Argentina, 14 November 2015. AP/Natacha Pisarenko

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Brasil, Tite, mengaku tak bisa tidur nyenyak karena laga besar melawan Argentina dalam kualifikasi Piala Dunia 2018, Jumat mendatang. Tite mengaku dihantui kekalahan 0-1 dari Argentina pada 1990 saat dia masih memperkuat tim Samba.

    "Saya tak bisa tidur karena mengkhawatirkan laga melawan Argentina. Melawan mereka, ini adalah laga final. Pertandingan ini lebih berat karena ini adalah laga klasik," ujarnya seperti dilansir ESPNFC.

    Meskipun namanya sebagai pemain tak setenar Pele, Zico, Romario, atau pesepak bola Brasil lainnya, Tite pernah memperkuat tim Samba di era 1990-an. Dia ikut andil saat Brasil ditekuk Argentina lewat gol semata wayang Claudio Caniggia yang mendapat umpan dari Diego Maradona dalam Piala Dunia 1990.

    "Anda mengingatkan saya pada sesuatu yang ingin saya lupakan. Brasil bermain bagus saat itu tapi Maradona mengubah semuanya."

    "Maradona mengirim bola di antara kaki Ricardo Rocha dan hingga ke Caniggia yang kemudian mencetak gol. Itulah Piala Dunia. Satu pertandingan, satu hari. Jika Anda tak bermain sebagai tim maka Anda akan tersingkir," katanya melanjutkan.

    Brasil akan menjamu Argentina di Stadion Belo Horizonte, Jumat mendatang. Laga itu sangat penting bagi Brasil untuk menjaga dominasi atas musuh bebuyutannya itu. Dalam lima laga terakhir, Brasil hanya sekali kalah dari Argentina dan berhasil menang dua kali. Dua laga lainnya berakhir imbang. Pada laga terakhir dalam kualifikasi Piala Dunia 2018 kedua tim bermain imbang 1-1.

    ESPNFC | FEBRIYAN

    Baca:
    Kontrak Spesial dan Bayaran Selangit untuk Ronaldo
    Masalah Baru Mourinho di MU: Pemain Kurang Berkomitmen
    Performa Chelsea Oke, Abramovich Siap Belanja Pemain Lagi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.