De Bruyne Tak Dapat Jaminan Masuk Tim Utama di Timnas Belgia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi pemain Belgia Kevin De Bruyne (kiri) usai menjebol gawang Amerika pada pertandingan Piala Dunia 2014 di Fonte Nova, Salvador, Brasil, 1 Juli 2014.  REUTERS/Marcos Brindicci

    Selebrasi pemain Belgia Kevin De Bruyne (kiri) usai menjebol gawang Amerika pada pertandingan Piala Dunia 2014 di Fonte Nova, Salvador, Brasil, 1 Juli 2014. REUTERS/Marcos Brindicci

    TEMPO.COJakarta - Pelatih Belgia, Roberto Martinez, tak menjamin tempat bagi gelandang Kevin de Bruyne pada laga kualifikasi Piala Dunia 2018 melawan Estonia, Senin pekan depan. Menurut Martinez, saat ini skuad Belgia dipenuhi banyak pemain berkualitas sehingga persaingan sangat ketat untuk mengisi susunan 11 pemain utama. 

    De Bruyne kembali mendapat kesempatan membela Belgia setelah pulih dari cedera yang memaksanya tak bisa merumput dalam tiga laga kualifikasi Piala Dunia 2018. Selama gelandang Manchester City itu absen, Martinez memainkan Dries Mertens di posisi gelandang serang.

    Martinez puas dengan performa Mertens, yang berhasil membawa Belgia melakoni tiga laga kualifikasi Piala Dunia dengan hasil sempurna. Mereka kini berada di puncak Grup H dengan perolehan 9 angka. 

    "Ini adalah masalah besar. Saat ini Kevin mungkin sedang menjalani musim terbaik dalam kariernya. Namun kami tak bisa menunggu hingga dia siap bermain lagi," ujarnya. 

    "Dries Mertens telah melakukan tugasnya dengan baik. Dia mungkin adalah pemain terbaik kami dalam beberapa laga terakhir. Dia juga bermain baik untuk klubnya. Dries sedang berada dalam performa terbaik, dan kami harus memanfaatkannya," ucap mantan pelatih Everton itu. 

    MIRROR|FEBRIYAN

    Baca: 
    Kontrak Spesial dan Bayaran Selangit untuk Ronaldo 
    Masalah Baru Mourinho di MU: Pemain Kurang Berkomitmen 
    Performa Chelsea Oke, Abramovich Siap Belanja Pemain Lagi



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.