Hadapi Argentina, Pelatih Brasil Minta Neymar Lebih Tenang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain timnas Brasil, Neymar yang terluka mendapat pertolongan medis usai terkena sikutan keras pemain Bolivia, Yasmani Duk dalam laga kualifikasi Pra Piala Dunia di Natal, Brasil, 6 Oktober 2016. AP Photo/Leo Correa

    Pemain timnas Brasil, Neymar yang terluka mendapat pertolongan medis usai terkena sikutan keras pemain Bolivia, Yasmani Duk dalam laga kualifikasi Pra Piala Dunia di Natal, Brasil, 6 Oktober 2016. AP Photo/Leo Correa

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Brasil, Tite, mengaku tak khawatir atas banyaknya kartu kuning yang diterima penyerang andalannya, Neymar. Namun, dia menilai Neymar harus belajar untuk lebih mengendalikan emosinya saat berada di lapangan.

    "Dia terus berkembang, karena dia pemain yang bertalenta tinggi maka dia akan terus mendapatkan pelanggaran," ujarnya seperti dilansir laman ESPNFC.

    "Dia harus terus belajar untuk tenang dan bermain bagus. Dia akan terus belajar dan menyerap semua pelajaran yang dia terima," katanya melanjutkan.

    Neymar merupakan salah satu pemain Brasil yang paling banyak menerima kartu kuning pada kualifikasi Piala Dunia 2018. Dalam enam laga, penyerang yang memperkuat klub Barcelona itu telah mengantongi empat kartu kuning dan dua kali menerima hukuman larangan bermain.

    Laga melawan Argentina, Jumat pagi WIB, mendatang akan menjadi laga pertama Neymar setelah menjalani hukuman larangan bermain yang kedua kalinya. Mantan penyerang Santos itu absen saat Brasil menundukkan Venezuela 0-2 Oktober lalu. Neymar sendiri telah mencetak tiga gol dan lima assist dalam enam laga itu.

    Brasil saat ini memuncaki klasemen kualifikasi zona Amerika Selatan. Mereka mengumpulkan 21 angka dari 10 laga. Mereka tak terkalahkan dalam 9 laga terakhir.

    Sedangkan Argentina berada di peringkat keenam dengan raihan 16 angka dari 10 laga. Pada laga pertama di Argentina, kedua tim bermain imbang 1-1.

    ESPNFC | FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.