PSSI Punya Ketua Baru, Ini Harapan Sergio Van Dijk  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sergio van Dijk saat turun dari bus yang kecelakaan. Persib.co.id

    Sergio van Dijk saat turun dari bus yang kecelakaan. Persib.co.id

    TEMPO.COJakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) kini memiliki nakhoda baru. Edy Rahmayadi terpilih menjadi Ketua Umum PSSI yang baru dalam kongres Kamis kemarin. 

    Sergio van Dijk, ujung tombak Persib Bandung yang juga merupakan pemain naturalisasi, berharap terpilihnya kepengurusan baru menjadi angin segar bagi geliat sepak bola di Tanah Air. "Setelah itu mudah-mudahan ada rencana juga, ada masa depan yang lebih baik buat sepak bola kita," ujar Sergio kepada wartawan di Wisma Persib di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jumat, 11 November 2016.

    Menurut Sergio, terpilihnya Edy Rahmayadi sebagai Ketua PSSI saat ini bisa berimbas pada pembinaan pemain muda yang sebetulnya sangat penting bagi perkembangan sepak bola nasional, baik di kancah lokal maupun internasional.

    "Organisasi klub bisa lebih profesional, begitu juga akademi dan fasilitas lapangan bisa naik kualitasnya. Untuk kompetisi, yang penting apa yang bagus untuk Indonesia, hasilnya membuat sepak bola kita maju, itu terserah bagaimana orang penting di PSSI yang tentukan dan tahu bagaimana," katanya.

    Pemain kelahiran Assen, Belanda, itu mengatakan sepak bola di Australia bisa maju karena profesionalisme pengurus federasi sepak bola Australia yang terus berkembang. Kepedulian terhadap perkembangan pemain muda pun menjadi agenda penting yang menyokong kemajuan sepak bola Australia.

    "Kita harus lihat negara maju, seperti Australia dan Thailand. Mereka maju dalam lima tahun belakangan, itu butuh waktu, jangan malu, harus mau belajar dan prosesnya tidak instan. Kalau kita lakukan hal sama, pasti hasilnya sama," tuturnya.

    AMINUDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.