5 Taktik yang Sedang Ngetren di Liga Inggris

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiper Manchester City Willy Caballero, menghadang serangan gelandang Manchester United Paul Pogba pada pertandingan Piala Liga di Old Trafford, 27 Oktober 2016. Action Images via Reuters / Jason Cairnduff

    Kiper Manchester City Willy Caballero, menghadang serangan gelandang Manchester United Paul Pogba pada pertandingan Piala Liga di Old Trafford, 27 Oktober 2016. Action Images via Reuters / Jason Cairnduff

    TEMPO.CO, Jakarta - Liga Inggris sudah memasuki pertandingan ke-11. Sejauh ini terlihat perkembangan menarik terkait tren penggunaan taktik yang dipakai oleh 20 tim peserta kompetisi. Berikut lima di antaranya:

    1. Taktik sepak bola menekan jadi favorit
    Taktik yang mengandalkan penguasaan bola, yang pernah populer beberapa tahun lalu, mulai ditinggalkan. Sebagai gantinya gaya "pressing game" jadi favorit. Mauricio Pochettino melakukannya di Tottenham, dengan mengandalkan gaya bremain menekan di daerah lawan untuk merebut bola seawal mungkin. Juergen Klopp menerapkan "counter-pressing" di Liverpool, yakni sesegera mungkin merebut kembali bola saat lepas ke kaki lawan. Lalu ada Josep Guardiola yang menekankan pentingnya para pemain Manchester City untuk menekan lawan di daerahnya sendiri. Problem untuk taktik ini adalah tim-tim terlalu sibuk untuk merusak permainan lawan ketimbang menciptakan peluang-peluang lewat kombinasi umpan.

    2. "False nine" jadi andalan
    Arsenal dan Liverpool menggunakannya dan meraih hasil bagus di awal musim ini. Liverpool lebih sering memakai Roberto Firmino sebagai penyerang, meski posisi aslinya adalah gelandang serang. Padahal klub itu punya Daniel Sturridge, yang merupakan penyerang murni. Arsenal juga memiliki Olivier Giroud yang berposisi sebagai penyerang murni, tapi musim ini lebih sering memakai Alexis Sánchez, yang berposisi gelandang serang, di lini terdepannya.

    Selanjutnya: Pertahanan dengan tiga pemain


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.