Timnas Hadapi Thailand, Begini Janji Andik dan Pemain Lain

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang serang Indonesia Andik Vermansyah menyundul bola dalam pertandingan uji coba dengan Vietnam di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, 9 Oktober 2016. TEMPO/Pius Erlangga

    Gelandang serang Indonesia Andik Vermansyah menyundul bola dalam pertandingan uji coba dengan Vietnam di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, 9 Oktober 2016. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional sepak bola Indonesia akan menghadapi Thailand dalam laga pertama Piala Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) 2016 di Philippine Sports Stadium, Ciudad de Victoria, Bulacan, Sabtu sore ini. Sejumlah pemain Indonesia berjanji akan tampil maksimal di laga ini.

    Gelandang tim nasional Andik Vermansyah  berjanji untuk ikut membantu serangan ke gawang Thailand dari lini tengah. “Pasti saya akan berusaha sebaik mungkin, begitu pula pemain lain. Kami akan berusaha mati-matian,” kata pemain asal klub Selangor FA, Malaysia, itu.

    Penyerang Lerby Eliandry juga menjanjikan hal sama. Pemain klub Pusamania Borneo FC itu berharap debutnya di Piala AFF berbuah gol.

    Lerby mengatakan sampai saat ini tim pelatih belum memberikan perubahan pola serangan setelah Irfan cedera. Meski begitu, ia yakin Riedl punya taktik jitu untuk meladeni Thailand di laga pertama. “Bisa saja Boaz ditandemkan dengan Ferdinand Sinaga atau siapa saja,” kata pemain 24 tahun itu.

    Sedangkan bek kanan tim nasional, Beny Wahyudi, optimistis Tim Garuda dapat melaju hingga partai final Piala AFF tahun ini. Untuk itu, Beny berjanji tampil maksimal membentengi lini belakang Indonesia dari gempuran Thailand.

    Beny mengatakan pelatih Riedl mewajibkan seluruh pemain menonton pertandingan Thailand melawan Australia dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia. Dalam pertandingan itu, Thailand mampu menahan imbang Australia 2-2.

    “Riedl meminta kami memperhatikan posisi pemain-pemain Thailand, dan mana saja pemain yang harus diawasi pergerakannya,” kata Beny.

    Pemain Arema Cronus ini sudah mewaspadai sayap kiri Thailand yang punya pergerakan cepat serta bisa mengalirkan bola-bola akurat ke depan gawang. “Sampai saat ini belum ada instruksi khusus pelatih untuk sektor bertahan. Adanya hanya evaluasi menyeluruh, karena memang kami bermain dalam satu tim,” kata Beny.

    INDRA WIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.