Timnas Indonesia Lawan Filipina, Ini Prediksi Ketua PSSI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Ketua Umum PSSI Letjen TNI Edi Rahmayadi  menjawab pertanyaan wartawan sebelum mengikuti kongres PSSI di Jakarta, 10 November 2016. ANTARA FOTO

    Calon Ketua Umum PSSI Letjen TNI Edi Rahmayadi menjawab pertanyaan wartawan sebelum mengikuti kongres PSSI di Jakarta, 10 November 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional Indonesia akan menghadapi Filipina dalam pertandingan kedua babak penyisihan Grup A piala Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF) 2016 di Stadion Phillipine Sports, Bulacan, malam ini, Selasa, 22 November 2016. Bagaimana prediksi Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi?

    Edy optimitistis Garuda bisa mengalahkan Filipina dengan skor meyakinkan. "Menang. Prediksi saya menang 3-0," ucap Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat itu saat wawancara eksklusif dengan Tempo di kantornya, Selasa siang, 22 November 2016.

    Saat ditanya kemungkinan timnas kalah dan tersingkir dari Piala AFF, Edy menolak menjawab. "Saya berdoa. Saya minta kepada Tuhan supaya kita menang," kata tentara berpangkat letnan jenderal itu.

    Menilik perjuangan Boaz Solossa saat takluk 2-4 kepada Thailand dalam pertandingan pembuka Grup A, Sabtu, 19 November 2016, Edy mengatakan Garuda tidak kalah secara teknis. Hanya, pasukan Garuda kalah di faktor stamina.

    Edy mengatakan timnas yang saat ini tampil di AFF Filipina merupakan pemain terbaik di Tanah Air. Apalagi persiapannya di bawah pelatih Alfred Riedl hanya empat bulan. "Puas atau tidak puas, itulah saat ini persepakbolaan Indonesia yang terbaik," kata Edy.

    RINA WIDIASTUTI | INDRA WIJAYA


    Baca juga:

    Siaran Langsung Sepak Bola Malam Ini: Timnas, Sporting Vs Real Madrid

    Hadapi Filipina, Timnas Indonesia Akan Tampil Menyerang

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.