Lawan Timnas Indonesia, Filipina: Mental Kami Sangat Kuat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Timnas Indonesia berlatih saat uji coba lapangan di Phillippine Sport Stadium, Bocaue, Filipina, 18 November 2016. ANTARA/Wahyu Putro A

    Pesepak bola Timnas Indonesia berlatih saat uji coba lapangan di Phillippine Sport Stadium, Bocaue, Filipina, 18 November 2016. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta – Tim nasional Indonesia dan Filipina akan bertanding dalam laga Grup A Piala AFF di Stadion Philippine Sports, Selasa malam, 22 November 2016. Ini adalah laga yang harus dimenangi kedua tim, terutama Indonesia, yang gagal memetik poin di pertandingan pertama.

    Dalam laga pembuka Piala AFF 2016, Indonesia kandas oleh Thailand dengan skor 2-4 . Thailand pun bertengger di puncak tabel klasemen sementara Grup A dengan 3 poin. Filipina dan Singapura mengekor di posisi kedua dan ketiga dengan nilai 1, setelah bermain imbang 0-0. Sedangkan Indonesia terbenam di dasar klasemen dengan nilai 0. Dalam pertandingan ini, Indonesia harus mendapatkan tiga poin jika ingin menjaga peluang lolos ke semifinal.

    “Kedua tim harus memenangi pertandingan ini, jadi saya berharap pertandingan ini akan menjadi laga yang menarik buat para penggemar,” kata pelatih tim nasional Filipina, Thomas Dooley, sebagaimana dikutip ESPN. Saya berharap kita bisa melihat pertandingan yang seru. Saya juga ingin kami menang.”

    ”Secara mental, tim ini sangat, sangat kuat,” Dooley menambahkan.

    Menurut Dooley, pemain-pemainnya memang agak frustrasi karena tidak mampu mencetak gol dalam pertandingan melawan Singapura. “Tapi tidak ada yang berubah,” ujarnya. “Bahkan, jika kalah saat melawan Singapura pun, kami tetap tahu harus mengalahkan Indonesia dan melihat apa yang bisa kami lakukan saat melawan Thailand berikutnya.”

    ESPN | GADI MAKITAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.