Hadapi Vietnam di Semifinal, Timnas Utamakan Keseimbangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemain timnas Indonesia mengikuti latihan perdana usai lolos grup A AFF Suzuki Cup 2016 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jabar, 29 November 2016. ANTARA/Wahyu Putro A

    Sejumlah pemain timnas Indonesia mengikuti latihan perdana usai lolos grup A AFF Suzuki Cup 2016 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jabar, 29 November 2016. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.COJakarta – Tim nasional sepak bola Indonesia akan menghadapi Vietnam dalam laga pertama semifinal Piala AFF di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu, 3 Desember 2016. Indonesia siap tampil menyerang dalam laga ini.

    Hal itu terungkap dari komentar pelatih Alfred Riedl yang dia sampaikan dalam berbagai kesempatan. Berikut ini petikannya.

    "Kami tentu akan mencoba berbagai macam cara untuk memenangkan pertandingan. Saya percaya Vietnam sedikit lebih kuat daripada kami. Tapi mereka harus membuktikan kekuatan mereka ketika berhadapan dengan kami, dan tidak akan mudah bagi mereka mengalahkan kami.

    “Vietnam tim yang bagus, dan secara keseluruhan mereka tidak memiliki kelemahan. Ketika Anda bermain di leg pertama, sangat penting agar tidak kebobolan. Bermain di kandang sendiri dan menang 1-0 sudah bagus untuk menjaga peluang.

    “Formasi tidak terlalu penting. Terpenting adalah berapa pemain yang menyerang dan berapa pemain yang bertahan. Sebab, ketika Anda menyerang dengan lima pemain dan tak ada yang bertahan, tidak bisa menang. 

    “Kami memerlukan keseimbangan dalam bermain. Bila Anda memainkan formasi 4-2-3-1 atau formasi 4-3-3, itu tidak terlalu berbeda seperti yang Anda pikirkan." 

    Dalam laga nanti, Indonesia tak akan diperkuat Yanto Basna dan Fachrudin Aryanto yang mendapat akumulasi kartu kuning. Riedl belum membeberkan pengganti keduanya. “Belum 100 persen menentukan pengganti Basna dan Fachrudin, tapi sudah hampir dipastikan siapa orangnya. Tapi saya tidak akan mengatakan kepada Anda. Anda boleh bertanya, tapi tidak boleh tahu. Pemain harus tahu lebih dahulu, baru kemudian media yang tahu," katanya.

    PSSI | NS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.