Tiket Piala AFF Habis, Calo Pasang Harga Gila-gilaan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Pemain Tim Nasional Indonesia mengikuti latihan jelang laga Semifinal AFF Suzuki Cup 2016 di lapangan SPH Sentul, Bogor, 1 Desember 2016. Timnas Indonesia akan menjamu Vietnam pada putaran pertama Semifinal AFF Suzuki Cup 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Sejumlah Pemain Tim Nasional Indonesia mengikuti latihan jelang laga Semifinal AFF Suzuki Cup 2016 di lapangan SPH Sentul, Bogor, 1 Desember 2016. Timnas Indonesia akan menjamu Vietnam pada putaran pertama Semifinal AFF Suzuki Cup 2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Resminya seharga Rp 100 ribu saja, tapi di tangan calo meroket sampai Rp 225 ribu selembar. Begitulah praktek percaloan dalam penjualan tiket semifinal leg pertama Piala AFF 2016 antara Indonesia dan Vietnam, Sabtu ini. Praktek calo itu terlihat di area penjualan tiket fisik di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.

    "Tiket di tangan saya sudah habis. Saya jual Rp 225 ribu per lembar," ujar seorang calo yang tidak mau disebutkan namanya ketika ditemui, di lokasi penjualan tiket. Biar pun harganya lebih dari dua kali lipat, tiket yang ada di tangan dia ludes juga dibeli orang.

    Yang cukup memukau, dia mencatut harga tiket itu persis di depan loket walau bertransaksi secara sembunyi-sembunyi.

    Riza, penggemar tim nasional Indonesia asal Jakarta, mengatakan dia terpaksa membeli dari calo karena di loket tiket sudah habis. "Padahal saya sudah mengantre sejak pukul 08.00 WIB, pertama kali loket dibuka," tutur Riza.

    Tanwin juga membeli tiket dari calo yang sama. "Terpaksa, Bang," tuturnya.

    Calon penonton yang mengantre di Stadion Gelora Bung Karno memang mengeluhkan habisnya tiket semifinal Piala AFF 2016 Indonesia versus Vietnam.

    Tiket dinyatakan habis sekitar pukul 11.00 WIB atau tiga jam setelah loket dibuka. PSSI sendiri mengatakan ada 10 ribu tiket fisik kategori tiga yang dijual langsung.

    "Masa cepat sekali habis? Saya sudah menunggu selama dua jam lebih. Sepertinya memang diborong calo," kata Nuki, warga Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.