Indonesia Vs Vietnam, Ini Prediksi Wapres JK dan Ketua MPR  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Timnas Indonesia melakukan latihan uji coba lapangan Stadion Pakansari jelang laga Indonesia lawan Vietnam di Stadion Pakansari, 2 Desember 2016. Latihan dilakukan jelang laga putaran pertama Semi Final Piala AFF 2016. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    Pesepakbola Timnas Indonesia melakukan latihan uji coba lapangan Stadion Pakansari jelang laga Indonesia lawan Vietnam di Stadion Pakansari, 2 Desember 2016. Latihan dilakukan jelang laga putaran pertama Semi Final Piala AFF 2016. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla tak ingin ketinggalan mendukung tim nasional Indonesia yang akan menjamu Vietnam dalam laga putaran pertama semifinal Piala AFF 2016. Pertandingan tersebut diadakan di Stadion Pakansari, Bogor, malam ini, 3 Desember 2016.

    "Ya, tentu mendoakan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menang dong, masa Vietnam yang menang," ujar Kalla saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Sabtu, 3 Desember 2016.

    Meskipun begitu, Kalla tak mau menjawab saat ditanya prediksi skor laga Indonesia lawan Vietnam.

    Berbeda dengan Kalla, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan justru yakin Indonesia bisa unggul jauh dari Vietnam. "Saya kira 3-1, doakan Indonesia menang," kata Zulkifli tak lama setelah komentar Kalla.

    Baca juga:
    Indonesia Vs Vietnam, Adu Taktik Riedl dan Muridnya
    Timnas Vs Vietnam, Kuncinya Matikan Cong Vinh

    Sebelum tampil di Piala AFF 2016, tim asuhan Alfred Riedl telah dua kali menghadapi Vietnam dalam laga uji coba. Pertama, pada 9 Oktober lalu, di Sleman, Yogyakarta, hasilnya imbang 2-2. Kedua, 8 November lalu, di Hanoi, Indonesia kalah 2-3.

    Riedl sendiri yakin para pemain Indonesia bisa menumbangkan Vietnam. Pelatih 67 tahun asal Austria itu mengklaim tak ada kendala bagi timnya saat mempersiapkan diri menjelang semifinal.

    "Tak akan banyak perubahan dalam kedua tim. Kami akan berusaha menang di kandang," tutur Riedl, dalam jumpa pers di Bogor, Jumat, 2 Desember 2016.

    YOHANES PASKALIS | INDRA WIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.