Vietnam Siapkan Pengawal Khusus untuk Boaz Salossa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola timnas Indonesia Boaz Salossa (kiri) melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang timnas Malaysia pada laga persahabatan di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, 6 September 2016. ANTARA/Maulana Surya

    Pesepak bola timnas Indonesia Boaz Salossa (kiri) melakukan selebrasi seusai mencetak gol ke gawang timnas Malaysia pada laga persahabatan di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, 6 September 2016. ANTARA/Maulana Surya

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapten timnas Indonesia, Boaz Solossa, bakal dikawal khusus pemain Vietnam pada semifinal kedua Piala AFF 2016, di Stadion My Dinh Hanoi, Vietnam, Rabu (7/12). Pasalnya, pemain Persipura ini dinilai sebagai kunci permainan timnas Merah Putih.

    "Dia (Boaz) pemain kunci tim dan memiliki kemampuan luar biasa mengangkat motivasi rekan-rekannya. Dia juga pemain berbahaya di lini depan. Makanya dia harus dijaga," kata pelatih Vietnam, Nguyen Huu Thang, dalam salinan konferensi pers yang diterima media di Jakarta, Selasa.

    Apa yang diwaspadai Vietnam ini bukan tanpa alasan. Selain menjadi pemain kunci, Boaz Solossa merupakan seorang penyerang yang haus gol.

    Pemain yang akrab dipanggil Boci ini selalu mencetak gol termasuk saat pertandingan semifinal pertama melawan Vietnam di Stadion Pakansari Cibinong, Bogor, Sabtu (3/12).

    Mantan kapten timnas Vietnam itu mengaku Boaz bukan satu-satunya pemain Indonesia yang bakal dikawal khusus. Namun, ada beberapa nama yang selama ini diwaspadai seperti Andik Vermansah maupun pemain naturalisasi yang selalu tampil gesit yaitu Stefano Lilipaly.

    Pada pertandingan penentuan untuk lolos ke final kejuaraan dua tahunan ini, Vietnam dipastikan bakal turun dengan kekuatan penuh, termasuk Truong Dinh Luat yang pada pertandingan semifinal pertama di Indonesia absen karena mendapatkan kartu merah saat timnas berhadapan dengan Kamboja.

    "Pertandingan nanti penting bukan karena strategi tapi psikologis. Saya ingin semua pemain bermain nyaman. Dalam benak kami, meraih kemenangan dan lolos ke final adalah target utama," kata Nguyen Huu Thang, menambahkan.

    Vietnam pada pertandingan semifinal kedua ini memang mempunyai beban yang tinggi, setelah dipertandingan pertama kalah 1-2 dari Indonesia. Untuk bisa lolos ke final, tim yang berjuluk The Golden Stars ini harus memenangkan pertandingan minimal 1-0.

    Jika hanya meraih hasil imbang, maka pupus sudah upaya Vietnam untuk menembus babak final kejuaraan bergengsi di Asia Tenggara itu. Bermain di kandang sendiri dan mendapatkan dukungan langsung dari suporter fanatiknya bakal menjadi nilai lebih untuk meraih hasil terbaik.

    Hanya saja, Indonesia yang datang dengan tekad baja tidak ingin kemenangan yang diraih disemifinal pertama sia-sia. Boaz Solossa dan kawan-kawan bahkan telah menyatakan sikap untuk meraih hasil terbaik di Vietnam, meski tim tuan rumah bakal bermain habis-habisan untuk meraih kemenangan.

    Timnas Garuda datang ke Vietnam dengan kekuatan penuh dan semua pemain bisa mainkan meski pada sebelumnya ada yang kurang bugar, termasuk yang dialami pemain yang diwaspadai Vietnam yaitu Boaz Solossa serta pemain naturalisasi, Stefano Lilipaly.

    "Boaz dan Stefano kondisinya sudah membaik. Kemungkinan besar akan dimainkan. Yang jelas tim media saat ini sedang bekerja," kata asisten pelatih timnas Indonesia, Wolfang Pikal, saat dikonfirmasi dari Jakarta.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.