Pembicaraan Kontrak Sanchez Alot, Arsenal Lirik Reus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Selebrasi pemain Arsenal, Alexis Sanchez (kiri), bersama rekannya, Kieran Gibbs, dan Aaron Ramsey, dalam pertandingan Liga Primer Inggris di Stadium of Light, 29 Oktober 2016. Owen Humphreys/AP

    Selebrasi pemain Arsenal, Alexis Sanchez (kiri), bersama rekannya, Kieran Gibbs, dan Aaron Ramsey, dalam pertandingan Liga Primer Inggris di Stadium of Light, 29 Oktober 2016. Owen Humphreys/AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Arsenal mulai melakukan pendekatan dengan gelandang Borussia Dortmund, Marco Reus, setelah pembicaraan kontrak baru Alexis Sanchez berjalan alot. Reus dianggap sebagai sosok yang cocok pengganti Sanchez jika Sanchez hengkang ke klub lain pada akhir musim nanti.

    Laman Daily Mail menyebutkan kubu Arsenal mulai melancarkan rencana cadangan untuk mencari pengganti Sanchez setelah agen si pemain mengajukan penawaran gaji di luar kemampuan Arsenal. Agen Sanchez menggunakan tawaran dari klub Cina sebagai standar gaji Sanchez dalam negosiasi kontrak baru si pemain dengan Arsenal.

    Tawaran dari Cina itu disebut bernilai 400 ribu pound sterling atau sekitar Rp 6,75 miliar per pekan. Nilai itu melambung jauh dari gaji Sanchez saat ini sebesar 130 ribu pound sterling atau sekitar Rp 2,2 miliar per pekan. Sedangkan Arsenal kabarnya hanya sanggup membayar Sanchez senilai 260 ribu pound sterling atau sekitar Rp 4,4 miliar per pekan.

    Meskipun masih berharap Sanchez akan menyetujui proposal yang ditawarkan, Arsenal mulai membuka kemungkinan menjual si pemain pada akhir musim nanti. Kontrak Sanchez masih tersisa 18 bulan lagi. Jika tak dijual pada akhir musim nanti, Arsenal akan kehilangan Sanchez tanpa mendapatkan apa pun.

    Selain menyiapkan skema menjual Sanchez, pelatih Arsene Wenger mulai membidik calon pengganti Sanchez. Gelandang Marco Reus disebut menjadi target Arsenal. Reus dianggap memiliki gaya permainan yang mirip dengan Sanchez, berteknik tinggi serta bertenaga kuda.

    DAILYMAIL | FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.